D’Youth Fest 6.0 Catat 42 Ribu Pengunjung, Nilai Transaksi Tembus Rp3,2 Miliar

0
54
Foto: Antusiasme masyarakat pada puncak D’Youth Fest 6.0 di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, yang mencatat sekitar 42 ribu pengunjung dan nilai transaksi Rp3,2 miliar.

DENPASAR, KEN-KEN – D’Youth Fest 6.0 mencatatkan capaian positif sebagai salah satu ajang ekonomi kreatif dan ruang ekspresi generasi muda terbesar di Kota Denpasar. Pada puncak pelaksanaan yang berlangsung pada 11–12 Juli 2026, jumlah kunjungan tercatat mencapai sekitar 42 ribu orang dengan nilai transaksi ekonomi menembus Rp3,2 miliar.

Nilai transaksi tersebut meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp1,4 miliar. Capaian ini menunjukkan bahwa D’Youth Fest tidak hanya menjadi ruang hiburan dan kreativitas, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, komunitas kreatif, seniman, serta pelaku industri kreatif di Kota Denpasar.

Seluruh rangkaian D’Youth Fest 6.0 berlangsung sejak pertengahan Juni hingga akhir Juli 2026. Kegiatan diawali dengan pementasan operet bertajuk “This Week” pada 12–15 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan kompetisi olahraga elektronik melalui Glory of Youth pada 1–5 Juli 2026.

Baca Juga:  DPRD Kota Denpasar Sepakati KUA-PPAS 2027, Jadi Dasar Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027

Rangkaian berikutnya menghadirkan Area Kreator atau Kreha pada 10–12 Juli 2026 sebagai ruang promosi dan pemasaran produk ekonomi kreatif lokal. Puncak D’Youth Fest digelar pada 11–12 Juli 2026 dengan menampilkan musisi nasional dan lokal, sebelum seluruh rangkaian ditutup melalui Denpasar Tattoo Expo pada 24–25 Juli 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Riyastiti, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, A.A. Ngurah Mahendra Putra, mengatakan keberhasilan D’Youth Fest 6.0 merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, komunitas kreatif, pelaku usaha, sponsor, seniman, dan masyarakat.

Menurutnya, tingginya kunjungan masyarakat pada malam puncak turut didukung oleh kolaborasi seni yang menghadirkan Ogoh-Ogoh Gajah karya Keduk Garage bersama Sekaa Teruna Yowana Saka Bhuwana dan komposer I Wayan Ari Wijaya, pendiri Palawara Music Company.

Selain kekuatan program dan kolaborasi seni, pemindahan lokasi kegiatan dari Lapangan Lumintang ke Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung atau Lapangan Puputan Badung yang berada di pusat Kota Denpasar juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

“Peningkatan jumlah pengunjung hingga mencapai sekitar 42 ribu orang serta nilai transaksi yang menembus Rp3,2 miliar merupakan capaian yang sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa D’Youth Fest tidak hanya menjadi ruang berkumpul dan berekspresi bagi generasi muda, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Denpasar,” ujar Riyastiti.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga pelaksanaan D’Youth Fest 6.0 dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif.

Kendati mencatatkan capaian positif, Dinas Pariwisata Kota Denpasar tetap akan melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk mengukur efektivitas penyelenggaraan, dampak ekonomi, kenyamanan pengunjung, serta peluang pengembangan kegiatan pada tahun berikutnya.

Riyastiti menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar akan terus mendorong penyelenggaraan event kreatif yang berkualitas dan berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata berbasis budaya dan pengembangan ekonomi kreatif.

Menurutnya, keberhasilan D’Youth Fest membuktikan bahwa kolaborasi antara komunitas, pelaku industri kreatif, pemerintah, dan masyarakat mampu menciptakan ekosistem kreatif yang produktif sekaligus meningkatkan daya saing Denpasar sebagai kota kreatif.

“D’Youth Fest diharapkan terus berkembang menjadi agenda tahunan unggulan Kota Denpasar yang mampu melahirkan talenta-talenta muda, memperluas peluang usaha bagi pelaku ekonomi kreatif, serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.

Melalui keberlanjutan kegiatan ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap posisi Denpasar sebagai kota kreatif, inovatif, dan berbudaya semakin kuat, sekaligus mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkarya, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi ekonomi.

Pewarta/Editor: I Nyoman Arta Wirawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here