Spanyol Juara Piala Dunia FIFA 2026, Ferran Torres Bungkam Argentina di Babak Tambahan

0
73
Foto: Ferran Torres merayakan gol tunggal kemenangan Spanyol atas Argentina pada babak tambahan yang memastikan gelar juara Piala Dunia FIFA 2026 di New Jersey.

“La Roja Taklukkan Juara Bertahan 1-0, Raih Gelar Piala Dunia Kedua dalam Sejarah

NEW JERSEY, KEN-KEN – Tim nasional Spanyol memastikan diri menjadi juara Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Minggu (19/7) waktu setempat.

Lansir dari situs FIFA, Gol tunggal kemenangan La Roja dicetak Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu, sekaligus mengantarkan Spanyol meraih gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah setelah sebelumnya menjuarai Piala Dunia 2010.

Sejak peluit awal dibunyikan, anak asuh Luis de la Fuente tampil dominan dengan menguasai jalannya pertandingan. Namun, rapatnya lini pertahanan Argentina yang dikomandoi Emiliano Martinez membuat Spanyol kesulitan mencetak gol sepanjang waktu normal.

Peluang pertama hadir pada menit kelima melalui Lamine Yamal setelah menerima umpan Dani Olmo. Namun, tembakannya berhasil digagalkan Emiliano Martinez yang tampil luar biasa di bawah mistar gawang Argentina.

Memasuki babak kedua, Spanyol terus meningkatkan intensitas serangan. Lamine Yamal kembali menjadi motor serangan dengan menciptakan sejumlah peluang bagi Ferran Torres, Pedri, Nico Williams, hingga Pau Cubarsi. Namun, Emiliano Martinez berulang kali melakukan penyelamatan gemilang dan menjaga gawang Argentina tetap aman.

Foto: Ferran Torres mencetak gol kemenangan Spanyol pada final Piala Dunia FIFA 2026 melawan Argentina

Di sisi lain, Argentina justru kesulitan mengembangkan permainan. Sepanjang 90 menit pertandingan, La Albiceleste tidak mampu melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang akibat dominasi penguasaan bola dan tekanan tinggi yang diterapkan Spanyol.

Situasi semakin sulit bagi Argentina setelah gelandang Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua pada penghujung waktu normal sehingga harus meninggalkan lapangan lebih awal.

Memasuki babak tambahan, Spanyol akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-106. Berawal dari umpan silang Pedro Porro, Nico Williams berhasil menyundul bola ke depan gawang sebelum disambar Ferran Torres dengan tendangan keras ke sudut atas gawang yang tak mampu dijangkau Emiliano Martinez.

Argentina berusaha bangkit pada sisa pertandingan. Namun, disiplin lini pertahanan Spanyol membuat juara bertahan itu gagal menciptakan peluang berarti hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan tersebut memastikan Spanyol kembali berada di puncak sepak bola dunia sekaligus mengakhiri perjalanan impresif Argentina yang datang ke final sebagai juara bertahan.

Jalannya Pertandingan

Laga final mempertemukan dua tim terbaik dunia, yakni juara Eropa dan juara Amerika Selatan, yang sama-sama belum terkalahkan sepanjang turnamen.

Selain dominasi permainan Spanyol, pertandingan juga diwarnai cedera dua bek tengah utama Argentina. Lisandro Martinez harus ditarik keluar menjelang turun minum, sementara Cristian Romero mengalami cedera dan digantikan Facundo Medina pada babak kedua.

Meski terus berada di bawah tekanan, Emiliano Martinez tampil sebagai salah satu pemain terbaik Argentina dengan mencatatkan sedikitnya 12 penyelamatan penting sepanjang pertandingan.

Namun, performa gemilang sang penjaga gawang akhirnya harus berakhir ketika Ferran Torres mencetak gol kemenangan pada babak tambahan.

Gelar Piala Dunia FIFA 2026 menjadi trofi dunia kedua bagi Spanyol setelah keberhasilan mereka di Afrika Selatan pada 2010.

La Roja juga mencatat sejarah sebagai tim pertama yang mampu menjuarai Piala Dunia hanya dengan kebobolan satu gol sepanjang turnamen.

Pelatih Luis de la Fuente mencetak rekor sebagai pelatih tertua yang berhasil membawa tim menjuarai Piala Dunia pada usia 65 tahun 28 hari, melampaui rekor Vicente del Bosque.

Lamine Yamal dan Pau Cubarsi menjadi remaja keempat dan kelima dalam sejarah yang tampil di final Piala Dunia dan sama-sama berhasil mengangkat trofi juara.

Sementara itu, Lionel Messi kembali mencatat sejarah sebagai pemain lapangan tertua yang tampil di final Piala Dunia pada usia 39 tahun 25 hari. Kapten Argentina tersebut juga menjadi pemain kedua setelah Cafu yang tampil pada tiga final Piala Dunia, yakni 2014, 2022, dan 2026.

Dengan kemenangan ini, Spanyol menegaskan kebangkitannya sebagai kekuatan utama sepak bola dunia, sedangkan Argentina harus puas mengakhiri upaya mempertahankan gelar juara dunia.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here