Panitia All Out Siapkan Tiga Layar Lebar untuk Nobar Final Piala Dunia FIFA 2026 di Lapangan Puputan Badung

0
74
saat Inggris mengalahkan Prancis 6–4 dalam perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026
Foto: Inggris juara ketiga Piala Dunia 2026, hat-trick Bukayo Saka, skor Inggris vs Prancis, gol Kylian Mbappe, perebutan tempat ketiga Piala Dunia, hasil FIFA World Cup 2026

Festival Rakyat 2026 Hadirkan Hiburan, Dukung UMKM, dan Tingkatkan Kenyamanan Penonton

Denpasar – Panitia kolaborasi Kodam IX/Udayana, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali, Polda Bali, Pemerintah Provinsi Bali, dan Pemerintah Kota Denpasar melakukan berbagai persiapan maksimal menjelang laga perebutan peringkat ketiga dan final Piala Dunia FIFA 2026 melalui kegiatan nonton bareng (nobar) bertajuk Festival Rakyat 2026 di Lapangan Puputan Badung, Kota Denpasar.

Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penonton, panitia menambah dua layar lebar di sisi kiri dan kanan panggung utama, sehingga total tersedia tiga layar lebar yang dapat dinikmati masyarakat.

Ketua Kadin Bali, Made Ariandi, didampingi Ketua Panitia Ketut Angpribawa dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Denpasar, Gde Wirakusuma, mengatakan penambahan fasilitas tersebut dilakukan melihat tingginya antusiasme masyarakat sejak pelaksanaan nobar dimulai pada 15 Juli 2026.

“Untuk sesi perebutan peringkat ketiga pada Minggu (19/7) pukul 02.00 Wita dan final pada Senin (20/7) pukul 02.00 Wita, kami menambah dua layar lebar di sisi kiri dan kanan panggung utama agar masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan lebih nyaman,” ujar Made Ariandi, Sabtu (18/7).

Menurutnya, pada pertandingan-pertandingan sebelumnya penonton memadati area depan layar utama sehingga diperlukan penambahan layar guna memberikan kenyamanan sekaligus mengantisipasi membludaknya penonton pada laga final.

Selain peningkatan fasilitas menonton, panitia juga memastikan seluruh rangkaian Festival Rakyat 2026 berjalan maksimal dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertunjukan seni, serta berbagai hiburan masyarakat.

Kepala Dinas Kominfos Kota Denpasar, Gde Wirakusuma, mengatakan sekitar 100 pelaku UMKM turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, dengan sekitar 80 stan makanan dan minuman siap beroperasi hingga pertandingan berakhir.

“Kami memastikan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kebutuhan konsumsi selama nobar berlangsung karena para pelaku UMKM akan tetap melayani hingga pertandingan selesai,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, panitia juga menambah satu unit mobil toilet dari Pemerintah Kota Denpasar yang melengkapi fasilitas serupa dari Kodam IX/Udayana.

“Seluruh tambahan fasilitas ini merupakan bentuk komitmen panitia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bali yang ingin menikmati suasana nobar bersama keluarga dan komunitas,” tambahnya.

Panitia mengajak seluruh masyarakat Bali, khususnya pecinta sepak bola, untuk memeriahkan kegiatan yang diselenggarakan secara gratis tersebut sebagai ajang kebersamaan sekaligus hiburan bagi masyarakat.

Festival Rakyat 2026 turut mendapat dukungan dari PLN UID Bali, Perum Bulog, PMI Bali, Bank Indonesia bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), serta berbagai pelaku dunia usaha.

Selain nobar, pengunjung juga akan disuguhkan beragam hiburan, mulai dari penampilan band lokal seperti SuperBeatz, Six Aura, Thunder Wave, Twenty Ten, Starlight, Kalafaa, Slow Avenue, Sparkle Five, Rahwana, DK481, Band Kodam IX/Udayana, hingga pertunjukan zumba, line dance oleh Line Dance Indonesia (LIDI), serta atraksi dansa dari Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Bali.

Sementara itu, Direktur Utama LPP TVRI, Tubagus Fiki C. Satari, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan nobar Piala Dunia FIFA 2026 di berbagai daerah, termasuk di Bali.

Menurutnya, kegiatan nobar tidak hanya menjadi hiburan olahraga, tetapi juga memperluas jangkauan siaran publik sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.

“Nonton bareng menjadi momentum penting untuk menghadirkan siaran publik yang inklusif, menjangkau lebih banyak masyarakat, sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal melalui keterlibatan UMKM di berbagai daerah,” ujarnya.

TVRI berharap momentum Piala Dunia FIFA 2026 dapat menjadi perayaan sepak bola yang dinikmati seluruh lapisan masyarakat sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Di sisi lain, Kepala Stasiun TVRI Bali, Ir. I Gede Mustito, M.Si., mengatakan pihaknya juga menggelar nobar di Stasiun TVRI Bali, Renon, yang dikemas dengan berbagai kegiatan menarik, seperti permainan interaktif (fun games), pembagian merchandise, dan kehadiran tenant kuliner UMKM.

Panitia berharap kegiatan nobar final ini menjadi ruang interaksi sosial yang positif, memperkuat kebersamaan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha lokal dan mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif berbasis komunitas di Bali.

Berdasarkan data TVRI hingga 17 Juli 2026, antusiasme masyarakat Bali terhadap Piala Dunia FIFA 2026 terus meningkat. Sebanyak 272 titik nonton bareng telah tersebar di seluruh Bali, baik yang bersifat komersial maupun nonkomersial.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here