
“Relawan Dibekali Keterampilan Pemadaman Awal dan Inovasi Pompa Sisupit untuk Kawasan Permukiman Padat“
DENPASAR, KEN-KEN – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar terus memperkuat upaya mitigasi bencana berbasis masyarakat dengan membentuk dan melatih Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) yang berbasis desa di seluruh kecamatan se-Kota Denpasar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, Minggu (19/7), menjelaskan bahwa pelatihan tersebut diikuti sedikitnya 50 peserta yang merupakan perwakilan dari empat desa, yakni Desa Sumerta Kelod, Desa Dauh Puri Kauh, Desa Padangsambian Kaja, dan Desa Sidakarya. Pelatihan dilaksanakan pada Jumat (17/7).
Menurut Made Tirana, pembentukan Redkar merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman kebakaran melalui penanganan dini di lingkungan masing-masing.
Pelatihan ini bertujuan membangun sistem mitigasi bencana yang dimulai dari tingkat paling dasar, yakni masyarakat. Para relawan dibekali pengetahuan, keterampilan teknis, serta kemampuan melakukan pemadaman awal sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.
Dengan langkah tersebut, diharapkan potensi kerugian akibat kebakaran dapat diminimalkan melalui respons cepat dari masyarakat yang telah terlatih.
“Kita ingin membentuk sistem ketahanan kota yang responsif. Relawan ini adalah garda terdepan yang paling dekat dengan lingkungan warga,” ujar Made Tirana.
Selain memperoleh materi teori dan simulasi pemadaman kebakaran secara konvensional, para peserta juga diperkenalkan dengan inovasi terbaru berupa Pompa Sisupit.
Pompa Sisupit merupakan alat pemadam kebakaran portabel yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan geografis Kota Denpasar, terutama pada kawasan permukiman padat dengan akses jalan dan gang sempit yang sulit dijangkau kendaraan pemadam berukuran besar.
Dengan mobilitas yang tinggi, Pompa Sisupit mampu mempercepat suplai air ke titik kebakaran sehingga proses penanganan awal dapat dilakukan secara lebih efektif.
Made Tirana berharap pembentukan Redkar menjadi langkah nyata dalam membangun kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman serta tangguh terhadap bencana kebakaran.
“Dengan terbentuknya 50 relawan baru, Pemerintah Kota Denpasar berharap sinergi antara petugas profesional dan masyarakat dapat terus diperkuat demi mewujudkan Denpasar yang aman, nyaman, dan tangguh bencana,” pungkasnya.
Editor: Ken


