
DENPASAR, KEN-KEN – Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, bersama Ketua Persatuan Pelaksana Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kota Denpasar, Ny. Suwandewi Eddy Mulya, meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di dua sekolah, Jumat (17/7).
Adapun dua sekolah yang dikunjungi yakni TK Sila Dharma Kota Denpasar dan SD Negeri 11 Pemecutan. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan proses transisi peserta didik dari jenjang PAUD menuju SD berjalan lancar, nyaman, menyenangkan, serta sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar, Ni Made Ayu Agustini; Kabid PAUD dan PNF Disdikpora Kota Denpasar, I Nyoman Andika; serta Bunda PAUD Kelurahan Pemecutan, Ny. Komang Ayu Widiani Kusumajaya.
Dalam kunjungan tersebut, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa turut mengikuti sejumlah kegiatan MPLS bersama anak-anak, seperti senam bersama dan bernyanyi. Ia juga memberikan pesan moral kepada anak-anak agar belajar menjadi pribadi mandiri, percaya diri, serta merasa aman, tenang, dan nyaman saat berada di lingkungan sekolah.
“Kegiatan peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan MPLS berjalan lancar. Dalam kesempatan ini juga kami memberikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah mengemas MPLS dengan berbagai kegiatan edukatif yang bersifat non-akademik, seperti pengenalan lingkungan sekolah melalui permainan, bernyanyi, dan aktivitas kreatif lainnya,” ujar Ayu Kristi.
Lebih lanjut, Ayu Kristi mengatakan bahwa kegiatan MPLS yang ramah anak sangat penting untuk membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Dengan pendekatan yang menyenangkan, anak-anak diharapkan dapat tumbuh rasa aman, nyaman, dan bahagia saat memulai perjalanan pendidikan di jenjang berikutnya.
“Sehingga nantinya para siswa baru akan cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya serta tercipta rasa aman, nyaman, dan bahagia saat berada di sekolah,” imbuhnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian serius Pemerintah Kota Denpasar melalui Pokja Bunda PAUD dalam memastikan transisi anak usia dini menuju pendidikan dasar berjalan secara bertahap, menyenangkan, dan tidak membebani anak secara akademik pada masa awal masuk sekolah.
Kepala TK Sila Dharma, Ni Made Suci Purwani, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar. Ia mengatakan pelaksanaan MPLS di sekolahnya telah berjalan baik dan sesuai pedoman.
Menurutnya, kegiatan MPLS di TK Sila Dharma diawali dengan senam bersama, doa pagi, serta pengenalan lingkungan sekolah melalui aktivitas yang menyenangkan dan sesuai dengan karakter anak usia dini.
Hal senada disampaikan Kepala SD Negeri 11 Pemecutan, I Gusti Nyoman Sri Artini. Ia menyampaikan bahwa pada tahun ajaran ini, SDN 11 Pemecutan menerima 64 murid baru. Meski demikian, pelaksanaan MPLS tetap dilakukan dengan penuh semangat, tanggung jawab, dan mengedepankan pendekatan yang ramah anak.
“Kami di sekolah berkomitmen untuk memberikan ruang bagi anak-anak agar merasa senang berada di sekolah. Selama masa MPLS ini, kami fokus pada pembangunan karakter dan pengenalan lingkungan melalui metode bermain,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah memastikan anak-anak tidak merasa terbebani dengan ekspektasi akademis yang berat pada hari-hari pertama mereka berada di sekolah. Hal ini dilakukan agar peserta didik baru dapat lebih percaya diri dalam bersosialisasi dengan teman baru dan mengenal lingkungan sekolah.
Melalui peninjauan MPLS ini, Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar berharap seluruh satuan pendidikan dapat terus menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, dan mendukung tumbuh kembang anak, terutama dalam masa transisi dari PAUD menuju sekolah dasar.
Editor: Ken


