Tutup MPLS SMK PGRI 5 Denpasar, Sekda Eddy Mulya Dorong Siswa Dalami Keadaban Digital dan Budaya Sekolah Aman Nyaman

0
39
Foto: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, yang juga merupakan Ketua Kelompok Kerja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat menjadi narasumber bagi siswa peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sekaligus menutup kegiatan MPLS di SMK PGRI 5 Denpasar pada Jumat, (17/7) siang.

DENPASAR, KEN-KEN – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menjadi narasumber sekaligus menutup kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK PGRI 5 Denpasar, Jumat (17/7) siang.

Dalam kesempatan tersebut, Eddy Mulya yang juga Ketua Kelompok Kerja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Kota Denpasar mengajak seluruh siswa peserta MPLS untuk mendalami keadaban digital atau yang populer dengan istilah digital citizenship. Keadaban digital merupakan kemampuan menggunakan teknologi secara bijak, etis, santun, dan bertanggung jawab.

Eddy Mulya mengatakan, kehadirannya di berbagai sekolah selama kegiatan MPLS menjadi bagian dari komitmen untuk mengedukasi dan menguatkan budaya sekolah yang aman, sehat, dan nyaman. Menurutnya, lingkungan pendidikan harus mampu menjadi ruang yang melindungi, membentuk karakter, sekaligus menyiapkan siswa menghadapi tantangan zaman.

Lebih lanjut, Eddy Mulya menekankan bahwa para siswa saat ini hidup di tengah era perubahan, globalisasi, dan digitalisasi. Karena itu, kemampuan beradaptasi dengan teknologi harus diimbangi dengan nilai etika, tanggung jawab, dan kebijaksanaan dalam memanfaatkan ruang digital.

Baca Juga:  Pokja Bunda PAUD Denpasar Tinjau MPLS, Pastikan Transisi PAUD ke SD Berjalan Nyaman

“Pada sore hari ini, saya ingin mengajak adik-adik semua, mari kita jadikan SMK PGRI 5 Denpasar ini sebagai percontohan keadaban digital atau digital citizenship,” ungkapnya.

Eddy Mulya menjelaskan, keadaban digital sesungguhnya memiliki makna sederhana, yakni kemampuan menggunakan teknologi secara bijak, etis, dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital harus diterapkan secara tepat, baik di lingkungan sekolah, di rumah, di masyarakat, maupun di ruang publik digital. Para siswa juga diharapkan mampu menggunakan perangkat seperti gawai, laptop, komputer, hingga iPad secara bijak dan produktif.

“Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk menggunakan teknologi digital seperti gawai, laptop, komputer, hingga iPad secara bijak,” tegasnya.

Lebih jauh, Eddy Mulya juga berpesan agar para siswa memanfaatkan media sosial untuk hal-hal positif. Begitu pula saat mengikuti pembelajaran di kelas, menggunakan e-learning, menyusun presentasi, membuat PowerPoint, maupun melakukan aktivitas digital lainnya.

Baca Juga:  Hari Pajak 2026, Jaya Negara Ajak Masyarakat Perkuat Kesadaran Pajak Lewat Turnamen Tenis Meja

Ia berharap seluruh aktivitas digital tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran, pengembangan diri, kreativitas, serta membangun citra positif siswa dan sekolah.

“Saya menitipkan topik keadaban digital ini secara khusus kepada Ibu Kepala Sekolah dan kepada guru Teknologi Informasi di sekolah ini. Dengan demikian, kita semua dapat bergerak cepat memanfaatkan teknologi terkini, namun tetap mempertahankan identitas bahwa SMK PGRI 5 Denpasar adalah sekolah percontohan keadaban digital,” katanya.

Eddy Mulya menambahkan, SMK PGRI 5 Denpasar akan menjadi sekolah yang istimewa apabila mampu menjadi pelopor keadaban digital sekaligus menjadi percontohan budaya sekolah yang sehat, aman, dan nyaman. Salah satu poin penting dalam membangun budaya sekolah tersebut adalah penerapan keadaban digital di kalangan siswa.

“Masa Pengenalan Lingkungan Siswa SMK PGRI 5 Denpasar resmi ditutup. Saya berharap adik-adik sekalian mendapatkan kesan teristimewa di sekolah ini. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan siap untuk memasuki tahun ajaran baru pada minggu depan,” ujar Eddy Mulya.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI 5 Denpasar, Nuning Kurniawati, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Sekda Kota Denpasar yang telah memberikan motivasi sekaligus menutup kegiatan MPLS di sekolah tersebut.

Ia berharap kegiatan MPLS mampu memberikan bekal positif bagi peserta didik baru, baik dalam membangun karakter, meningkatkan semangat belajar, maupun menyiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi digital.

“MPLS SMK PGRI 5 Denpasar diharapkan dapat melahirkan generasi yang selain unggul dalam bidang akademik, juga berkarakter dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam keadaban digitalisasi,” ujarnya.

Melalui kegiatan MPLS ini, SMK PGRI 5 Denpasar berkomitmen membentuk peserta didik yang cerdas, berkarakter, bijak bermedia digital, serta mampu menjadikan teknologi sebagai sarana pembelajaran, kreativitas, dan kontribusi positif bagi sekolah maupun masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here