Hari Pajak 2026, Jaya Negara Ajak Masyarakat Perkuat Kesadaran Pajak Lewat Turnamen Tenis Meja

0
47
Foto: Wali Kota Denpasar Jaya Negara membuka Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026 di Graha Yowana Suci sebagai momentum meningkatkan kesadaran pajak dan sportivitas masyarakat.

DENPASAR, KEN-KEN – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, secara resmi membuka Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026 di Graha Yowana Suci, Denpasar, Jumat (17/7).

Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pajak tersebut berlangsung selama dua hari, yakni Jumat (17/7) hingga Sabtu (18/7). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa pajak merupakan fondasi utama pembangunan daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama; Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya; Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma; pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar; serta undangan lainnya.

Usai pembukaan, Wali Kota Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota Arya Wibawa dan para undangan turut mengikuti pertandingan ekshibisi sebagai simbol kebersamaan dan sportivitas.

Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Mertha, menjelaskan bahwa peringatan Hari Pajak tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar.

Menurutnya, turnamen tenis meja dipilih karena mencerminkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi yang selaras dengan semangat membangun kepatuhan pajak.

Baca Juga:  Sekda Eddy Mulya Ajak Siswa SMK PGRI 3 Denpasar Bangun Karakter dan Bijak Bermedia Sosial

Alit Adhi Mertha menambahkan, turnamen tersebut mempertandingkan kategori beregu desa/kelurahan, ganda perwakilan desa/kelurahan, serta kelompok pelajar putra dan putri usia U-13 hingga U-19.

Sebanyak 304 peserta ambil bagian dalam turnamen ini, terdiri atas 258 peserta dari desa/kelurahan dan 46 peserta pelajar. Seluruh pertandingan menggunakan peraturan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) dan dipimpin oleh wasit berlisensi guna menjunjung tinggi sportivitas dan profesionalisme.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Matangkan Implementasi SJUT-IPT, Kabel Telekomunikasi Sanur Segera Dipindahkan ke Bawah Tanah

“Kami berharap Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong, kolaborasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Ida Bagus Alit Adhi Mertha.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan bahwa Hari Pajak merupakan momentum penting untuk mengingat kembali peran strategis pajak dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah.

Menurutnya, pajak menjadi tulang punggung pembiayaan berbagai program pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang terus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak. Kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan wujud kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Denpasar yang kita cintai,” ujarnya.

Di sisi lain, Jaya Negara mengatakan penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak juga menjadi wahana pembibitan atlet serta ajang menjaring atlet-atlet berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Denpasar.

Terlebih, tenis meja merupakan olahraga yang sangat dekat dengan masyarakat dan dikenal luas di berbagai kalangan, sehingga memiliki potensi besar dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi.

Lebih lanjut, Jaya Negara menegaskan bahwa Pemerintah Kota Denpasar akan terus mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan pajak yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Denpasar yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berdaya saing.

Wali Kota Jaya Negara juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Pajak Tahun 2026 sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak.

“Dengan mengusung semangat Vasudhaiva Kutumbakam serta tema ‘Pajak Rakyat untuk Kesejahteraan Rakyat’, saya berharap kolaborasi seluruh elemen masyarakat mampu mewujudkan fiskal yang kuat demi keberlanjutan pembangunan dan terwujudnya Denpasar Maju,” ujar Jaya Negara.

Melalui Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026 ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap semangat sportivitas, gotong royong, dan kepatuhan pajak dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai bagian dari kontribusi bersama membangun Kota Denpasar.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here