Tim Kesenian Peed Aya Duta Kota Denpasar Mantapkan Kesiapan Tampil di Pembukaan PKB Tahun 2026

0
55
Foto: Tim Kesenian Peed Aya atau Pawai Duta Kota Denpasar memantapkan kesiapan untuk tampil pada Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, (30/5).

DENPASAR, KEN-KEN – Tim Kesenian Peed Aya atau Pawai Duta Kota Denpasar memantapkan kesiapan untuk tampil pada Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 pada 13 Juni mendatang.

Dikoordinir oleh Komunitas Sakti Manca, kesiapan tersebut tampak saat pelaksanaan gladi dan pembinaan yang disaksikan langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, di areal Taman Kota Lumintang, Denpasar, Jumat (29/5) petang.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Tim Kurator PKB Provinsi Bali Tahun 2026, di antaranya Prof. Dr. I Made Bandem dan Prof. Dr. I Komang Sudirga, S.Sn., M.Hum. Keduanya turut memberikan apresiasi dan masukan terhadap penampilan Duta Peed Aya Kota Denpasar.

Sajian Peed Aya Duta Kota Denpasar dikemas secara megah dengan melibatkan kurang lebih 700 peserta. Penampilan diawali dengan papan nama, dilanjutkan busana adat Kota Denpasar, kemudian secara berurutan menampilkan Tek-Tekan, Karnaval, Bungan Jaja, dan Uparengga.

Rangkaian berlanjut dengan penampilan Legong Manca yang diiringi Semara Pegulingan Sekehe Nada Acharya Kota Denpasar, Tari Barong dari Sekehe Kubu Barong Kota Denpasar, Tari Sang Hyang Dedari, Pasepan, hingga garapan tematik Wayang Sapuh Leger yang diiringi Gender Sekehe Sabda Kencana Sakti Kota Denpasar.

Penampilan kemudian dilanjutkan dengan Ogoh-Ogoh Sapa Warang Banjar Gemeh yang diiringi Sekehe Baleganjur Banjar Tengah Sidakarya.

Baca Juga:  Denpasar Fashion Street Siap Digelar 6 Juni, Angkat Kreasi Busana Berbahan Kain Perca

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman yang terlibat dalam Peed Aya Duta Kota Denpasar yang tergabung dalam Komunitas Sakti Manca.

Menurutnya, persiapan yang ditampilkan sudah sangat baik. Namun, seluruh tim tetap diharapkan menjaga kualitas, kekompakan, dan kesehatan agar mampu tampil optimal pada pembukaan PKB nanti.

“Saya melihat persiapan garapan yang disajikan sudah sangat baik. Ke depan bagaimana seluruh tim menjaganya agar dapat tampil optimal di ajang sesungguhnya yakni Pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026 nanti,” ungkap Jaya Negara.

Jaya Negara juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen yang terlibat, baik peserta, penari, penabuh, maupun orang tua peserta pawai yang senantiasa memberikan dukungan.

“Kami juga mengingatkan seluruh peserta dan para orang tua untuk menjaga kesehatan sehingga penampilan berjalan lancar hingga pawai mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Peed Aya Duta Kota Denpasar, Ida Bagus Eka Harista, menjelaskan bahwa Peed Aya Duta Kota Denpasar akan membawakan tema “Tattwa Parisudha Vasudhaiva Kutumbakam”, yang bila dijabarkan berkaitan dengan Atma Kerthi atau jiwa paripurna.

Ia mengatakan, Peed Aya ini melibatkan ratusan talenta seniman muda dari berbagai elemen, seperti sanggar, sekolah, sekaa teruna, serta komunitas seni lain di Kota Denpasar.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara Hadiri Upacara Ngeratep dan Pasupati Pelawatan di Pura Dalem Ulun Suan

“Kami merasa tertantang memberikan penampilan terbaik bagi Kota Denpasar. Penampilan yang menarik dan berkelanjutan yang masih dalam garis besar nafas Vasudhaiva Kutumbakam atau bergotong royong, yang juga diimplementasikan dengan melibatkan berbagai komponen seperti sanggar, sekolah, sekaa teruna, serta komunitas seni lainnya dari berbagai jenjang usia,” katanya.

Gus Eka menambahkan, keterlibatan anak-anak dalam garapan tersebut menjadi salah satu wujud pendidikan dan aktualisasi potensi generasi muda di bidang seni budaya. Bahkan, peserta termuda tercatat berusia sekitar lima tahun.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa pelestarian seni dan budaya Bali terus hidup melalui pelibatan lintas generasi.

“Semoga kami dapat memberikan yang terbaik bagi Kota Denpasar pada Pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026,” ungkap Gus Eka.

Seluruh koreksi dan masukan yang disampaikan Tim Kurator PKB Provinsi Bali menjadi catatan penting bagi Duta Kota Denpasar. Masukan tersebut akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk semakin menyempurnakan penampilan sebelum tampil pada pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026.

Melalui kesiapan ini, Duta Peed Aya Kota Denpasar diharapkan mampu menampilkan sajian seni budaya yang megah, kreatif, dan tetap berakar pada nilai tradisi, sekaligus memperkuat identitas Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here