
DENPASAR, KEN-KEN – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri Upacara Ngeratep dan Pasupati Pelawatan Ratu Ayu di Pura Dalem Ulun Suan, Desa Pemecutan Kelod, Kamis (28/5).
Upacara yang bertepatan dengan Rahina Wraspati Kliwon Wuku Warigadean tersebut dilaksanakan setelah proses ngodak pelawatan tuntas dilaksanakan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kota Denpasar, A.A. Putu Gede Wibawa, I Wayan Duaja, dan A.A. Putu Gede Anugraha Mertha; Camat Denpasar Barat, I Wayan Yusswara; Bendesa Adat Denpasar, A.A. Ngurah Alit Wirakesuma; serta undangan lainnya.
Diiringi suara gambelan dan kidung, seluruh rangkaian upacara berlangsung khidmat. Kegiatan kemudian diakhiri dengan persembahyangan bersama.
Panitia Karya, A.A. Ketut Adi Artha, mengatakan bahwa Upacara Ngeratep dan Pasupati Pelawatan Ratu Ayu di Pura Dalem Ulun Suan dilaksanakan setelah proses ngodakin selesai.
Lebih lanjut dijelaskan, rangkaian upacara telah diawali pada 16 April lalu dengan prosesi munggel pelawatan, kemudian dilanjutkan dengan ngodakin. Setelah proses tersebut tuntas, rangkaian dilanjutkan dengan Upacara Ngeratep dan Pasupati.
Setelah upacara tersebut, akan dilaksanakan prosesi Mesuci pada malam harinya. Sementara itu, sesolahan Calonarang dijadwalkan akan dilaksanakan pada 27 Agustus mendatang.
A.A. Ketut Adi Artha mengatakan, upakara ini merupakan wujud sradha dan bhakti krama pengempon Pura Dalem Ulun Suan kepada Ida Bhatara Sesuhunan. Pelaksanaan upacara tersebut diharapkan dapat memberikan anugerah kesejahteraan, kesehatan, kemakmuran, serta kerahayuan bagi seluruh krama pengempon.
“Semoga melalui upacara ini krama pengempon selalu dalam lindungan Tuhan, dan diberikan anugerah kemakmuran serta kerahayuan,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan bahwa Upacara Ngeratep dan Pasupati Pelawatan Ratu Ayu di Pura Dalem Ulun Suan, Desa Pemecutan Kelod, menjadi momentum bagi masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Menurutnya, pelaksanaan upakara ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi ajaran Tri Hita Karana.
“Dengan pelaksanaan upakara ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi Tri Hita Karana,” ujar Jaya Negara.
Melalui pelaksanaan Upacara Ngeratep dan Pasupati Pelawatan Ratu Ayu ini, krama pengempon Pura Dalem Ulun Suan berharap seluruh rangkaian karya dapat berjalan lancar, sekaligus membawa kerahayuan dan keharmonisan bagi masyarakat secara sekala maupun niskala.
Editor: Ken


