Kia Hadirkan Resonance of Opposites di Milan Design Week 2026, Tampilkan Arah Desain Mobilitas Masa Depan

0
49
Foto: Kia menampilkan enam konsep kendaraan, yakni EV2 (Begin), EV3 (Explore), EV4 (Create), EV5 (Connect), EV9 (Embrace),

MILAN, KEN-KEN – Kia Corporation kembali berpartisipasi dalam Milan Design Week 2026 melalui dua pameran bertema “Resonance of Opposites”. Mengusung filosofi desain “Opposites United”, Kia menghadirkan pengalaman yang menggambarkan bagaimana proses refleksi, perspektif budaya, dan eksplorasi kreatif diterjemahkan ke dalam desain serta inovasi produk.

Dua pameran tersebut berlangsung pada 20–26 April 2026 di dua lokasi berbeda, yakni Museo della Permanente dan Salone dei Tessuti, Milan, Italia.

Sejak 2023, Kia secara konsisten memanfaatkan Milan Design Week sebagai ruang untuk memperluas dialog kreatif sekaligus memperlihatkan perkembangan filosofi desainnya kepada publik global. Pada tahun ini, Kia menghadirkan pendekatan yang lebih reflektif dengan menyoroti proses berpikir para desainer serta bagaimana ide berkembang menjadi bentuk dan pengalaman nyata melalui desain produk.

Executive Vice President and Head of Kia Global Design, Karim Habib, mengatakan kehadiran Kia di Milan tahun ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bagaimana refleksi kreatif dan ekspresi desain dapat berjalan beriringan.

“Kehadiran kami di Milan tahun ini menjadi momen penting bagi Kia Design untuk menunjukkan bagaimana refleksi kreatif dan ekspresi desain dapat berjalan beriringan. ‘Resonance of Opposites’ lebih dari sekadar pameran dan menjadi bagian dari perjalanan Kia dalam terus berkembang serta menghadirkan inovasi yang lebih bermakna,” ujar Karim Habib.

Journey of Reflection: Eksplorasi Perspektif Desain Kia

Melalui pameran “Journey of Reflection” di Museo della Permanente, Kia mengajak pengunjung melihat lebih dekat proses kreatif di balik Kia Design. Pameran ini dibangun melalui tiga karakter budaya utama yang menggambarkan cara para desainer Kia memahami perspektif, emosi, dan perubahan budaya dalam proses menciptakan desain.

Karakter pertama, Cultural Vanguard, menghadirkan instalasi cahaya dinamis dengan perpaduan warna yang terus bergerak dan berubah. Efek visual ini menggambarkan bagaimana beragam sudut pandang dapat bertemu dan membentuk budaya baru. Pengunjung diajak menyaksikan simbolisasi pertemuan perspektif tersebut secara langsung.

Selanjutnya, Creative Risk-Takers menghadirkan ruang interaktif dengan bentuk dan kontur yang berubah mengikuti pergerakan pengunjung. Instalasi ini merepresentasikan keberanian Kia dalam mengeksplorasi ide baru, sekaligus mendorong pendekatan desain yang lebih eksperimental dan tidak konvensional.

Adapun Relentless Innovators menghadirkan ruang luas menyerupai gua dengan suasana tenang, dihiasi cahaya dan warna yang bergerak perlahan. Instalasi ini menggambarkan konsistensi Kia dalam mengembangkan inovasi melalui proses yang terus berjalan dari waktu ke waktu.

Pada malam hari, pameran ini juga dilengkapi dengan sesi talkshow dan artist performance. Kegiatan tersebut menghadirkan desainer, seniman, serta pelaku kreatif dari berbagai bidang untuk berbagi perspektif dan interpretasi terhadap tema yang diangkat dalam pameran.

Journey of Projection: Arah Desain Futuristik Kia

Sementara itu, melalui “Journey of Projection” di Salone dei Tessuti, Kia memperlihatkan bagaimana filosofi desainnya diwujudkan melalui kendaraan konsep dan arah desain mobilitas masa depan.

Dalam pameran ini, Kia menampilkan enam konsep kendaraan, yakni EV2 (Begin), EV3 (Explore), EV4 (Create), EV5 (Connect), EV9 (Embrace), serta Kia Vision Meta Turismo (Imagine). Masing-masing kendaraan merepresentasikan tahapan berbeda dalam strategi desain Kia yang terus berkembang.

“Melalui pameran ini, kami ingin mengajak pengunjung melihat bagaimana proses eksplorasi ide para desainer Kia berkembang menjadi bentuk nyata melalui lini kendaraan konsep yang kami hadirkan. Kami juga ingin menunjukkan bagaimana filosofi desain Kia hidup dalam setiap keputusan kreatif yang kami buat,” lanjut Karim Habib.

Secara keseluruhan, jajaran konsep EV tersebut menunjukkan eksplorasi desain Kia yang berfokus pada kebebasan pengguna, interpretasi bentuk yang progresif, serta pengalaman mobilitas yang relevan bagi generasi mendatang.

Konsistensi filosofi desain tersebut juga tercermin melalui berbagai penghargaan global yang diraih Kia. Kia EV9, flagship SUV listrik Kia, berhasil meraih penghargaan dari tiga ajang desain global pada tahun 2024, yakni Red Dot Design Award, iF Design Award, dan IDEA atau International Design Excellence Awards.

Pencapaian tersebut mempertegas posisi Kia dalam menghadirkan inovasi desain kendaraan listrik di era elektrifikasi.

Selain itu, Kia EV3 juga meraih penghargaan Red Dot “Best of the Best” Award 2025 pada kategori Automobiles and Vehicles. Penghargaan ini melanjutkan pencapaian Kia EV9 pada 2024 dan EV6 pada 2022, sekaligus mencerminkan konsistensi filosofi desain “Opposites United” dalam lini kendaraan listrik Kia.

Filosofi desain tersebut juga sejalan dengan komitmen Kia di Indonesia dalam menghadirkan World Class Design bagi konsumen. Melalui perpaduan desain modern, teknologi, serta kenyamanan kabin yang berorientasi pada pengguna, Kia terus menghadirkan pengalaman berkendara yang premium di setiap perjalanan.

Jejak Evolusi Kia di Milan Design Week

Pameran tahun 2026 menjadi partisipasi keempat Kia secara berturut-turut di Milan Design Week. Kehadiran ini melanjutkan eksplorasi filosofi desain “Opposites United” melalui kolaborasi dengan seniman dan kreator dari berbagai belahan dunia.

Pada 2023, Kia membuka debutnya di Milan Design Week melalui pameran yang menyoroti fondasi utama desain Kia dengan inspirasi dari kontras antara alam dan kehidupan manusia. Berbagai instalasi artistik yang tersebar di tujuh area pamer memadukan elemen video, suara, dan sculpture untuk memperlihatkan visi Kia terhadap era baru desain mobilitas berkelanjutan.

Kemudian pada 2024, Kia menampilkan pameran bertajuk “Intersections Beyond Boundaries”. Pameran ini mengeksplorasi kebebasan berekspresi sekaligus memperluas cara pandang kreatif. Melalui berbagai instalasi seni, Kia mengajak pengunjung melihat bagaimana ide-ide baru dapat lahir dengan menafsirkan ulang batasan konvensional lewat pendekatan desain yang lebih progresif dan berani.

Sementara pada 2025, Kia menghadirkan dua tema besar sekaligus. “Eclipse of Perceptions” menampilkan karya konseptual dari seniman internasional seperti Philippe Parreno dan A.A. Murakami, yang mengajak pengunjung berinteraksi langsung dengan kreativitas kontemporer.

Di sisi lain, “Transcend Journey” menampilkan lini terbaru PBV dan EV Kia. Pameran ini dipadukan dengan karya seni yang menunjukkan bagaimana mobilitas dapat memperkaya pengalaman pengguna melalui perpaduan inovasi teknologi dan gaya hidup eksploratif.

Melalui kehadiran di Milan Design Week 2026, Kia kembali menegaskan posisinya sebagai merek otomotif global yang tidak hanya berfokus pada kendaraan, tetapi juga pada pengalaman, filosofi desain, inovasi, dan arah mobilitas masa depan yang lebih manusiawi, progresif, dan berkelanjutan.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here