Pisah Sambut Kajati Bali, Gubernur Koster Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan dan Penegakan Hukum

0
54
Foto: Gubernur Bali Wayan Koster, dan Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, menghadiri pisah sambut Kajati Bali, (8/5).

DENPASAR, KEN-KEN – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Panjer, Denpasar, Kamis (7/5).

Di tengah iringan seni budaya Bali yang ditampilkan pelajar SMK Negeri 5 Denpasar, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk terus mempererat sinergi bersama Kejaksaan Tinggi Bali dalam mengawal pembangunan dan penegakan hukum di Pulau Dewata.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali, serta para bupati dan wali kota se-Bali.

Dalam sambutannya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan selamat datang kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono. Dengan gaya khas yang hangat dan penuh canda, Koster menyebut bertugas di Bali memiliki dua keuntungan sekaligus.

Baca Juga:  Generasi Muda Bali Apresiasi Dukungan Gubernur Koster dan Wagub Giri Prasta untuk Kreativitas Ogoh-Ogoh

“Bertugas di Bali dapat dua, Pak. Tugas utama sebagai Kajati, yang kedua dapat hiburan dan wisata. Kalau orang lain mau wisata ke Bali harus bayar tiket, kalau Bapak sudah ada di Bali, tinggal jalan-jalan menikmati seluruh Bali dari timur sampai barat, utara sampai selatan,” ujar Koster yang disambut tawa hadirin.

Namun, di balik candaan tersebut, Koster menegaskan harapan besar agar Kejati Bali terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program pembangunan, baik daerah maupun nasional, yang saat ini terus berkembang di Bali.

Menurutnya, Bali memiliki banyak agenda strategis nasional yang membutuhkan pengawasan, pendampingan hukum, dan koordinasi lintas lembaga yang kuat. Hal ini penting agar pembangunan dapat berjalan tertib, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami sangat berharap kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Bali terus berjalan baik dalam mengawal pembangunan daerah maupun program pemerintah pusat yang cukup banyak di Bali. Pemerintah Provinsi Bali tentu mendukung penuh pelaksanaan tugas-tugas Kejati Bali,” tegasnya.

Baca Juga:  Serahkan Hadiah Ogoh-Ogoh, Gubernur Koster-Wagub Giri Prasta Minta STT Kembangkan Kreativitas dan Kuatkan Jati Diri Bali

Gubernur Koster juga menyampaikan apresiasi kepada Kajati Bali sebelumnya, Dr. Chatarina Muliana Girsang, yang kini mendapat amanah baru di Kejaksaan Agung RI. Ia menilai, selama bertugas di Bali, Chatarina telah membangun sinergi yang sangat baik bersama Forkopimda dan pemerintah daerah.

“Suasana hubungan Forkopimda di Bali sangat akur dan sangat bagus, tentu tetap dalam koridor tugas masing-masing sesuai peraturan perundang-undangan,” katanya.

Koster turut mendoakan agar Chatarina Muliana terus mendapat kepercayaan dalam kariernya di Kejaksaan Agung RI serta senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas negara.

Sementara itu, Chatarina Muliana menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Bali, Forkopimda, serta pemerintah kabupaten/kota selama dirinya menjabat sebagai Kajati Bali.

“Tidak penting berapa lama kita bertugas, yang penting apa yang bisa kita perbuat dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.

Menurut Chatarina, Bali meninggalkan kesan mendalam. Tidak hanya karena keindahan alam, budaya, serta sarana dan prasarana yang baik, tetapi juga karena soliditas Forkopimda yang dinilainya sangat responsif dalam menghadapi berbagai persoalan strategis daerah.

Ia menyebut Bali kini menjadi perhatian nasional, terutama dalam pengembangan ekonomi dan isu lingkungan yang akan dijadikan model pengembangan oleh pemerintah pusat. Tantangan tersebut, menurutnya, sekaligus menjadi peluang besar bagi masa depan Bali.

Dalam kesempatan yang sama, Kajati Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono, mengatakan dirinya tidak asing dengan Bali. Sebelum menjabat Kajati Bali, ia bertugas sebagai Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI dan kerap datang ke Bali untuk mengawal proyek strategis nasional.

“Di Bali banyak proyek strategis nasional yang kami kawal sebelumnya. Karena itu kami sering ke Bali,” ungkapnya.

Setiawan memastikan Kejati Bali siap mendukung penuh program pembangunan Pemerintah Provinsi Bali demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Dukungan tersebut akan dilakukan melalui fungsi intelijen, pendampingan hukum, hingga pengamanan pembangunan strategis.

“Kami hadir untuk membantu program-program pembangunan Provinsi Bali demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bali,” tegasnya.

Setiawan juga meminta dukungan seluruh jajaran Forkopimda Bali agar dirinya dapat menjalankan tugas secara optimal serta melanjutkan sinergi yang telah dibangun oleh Kajati sebelumnya.

Acara pisah sambut Kajati Bali ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian pejabat, tetapi juga menjadi momentum penegasan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui sinergi yang kuat, Pemerintah Provinsi Bali bersama Kejaksaan Tinggi Bali diharapkan dapat terus menjaga stabilitas daerah, memperkuat kepastian hukum, serta mengawal arah pembangunan Bali yang berkelanjutan.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here