Gubernur Wayan Koster dan Dubes Talip Küçükcan Bahas Kerja Sama Strategis Bali–Turki

0
104
Foto: Gubernur Koster menerima kunjungan Dubes Turki, (22/4).

DENPASAR, KEN-KEN – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan Duta Besar Turki untuk Indonesia Talip Küçükcan guna membahas peluang kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari pariwisata, pembangunan infrastruktur, hingga isu keberlanjutan lingkungan, di Kantor Gubernur Bali, Rabu (22/4).

Pertemuan ini menandai upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Turki di tingkat daerah, seiring semakin eratnya hubungan kedua negara di level nasional.

Dubes Talip Küçükcan menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Bali sekaligus menekankan pentingnya memperluas kerja sama hingga ke tingkat daerah.

“Hubungan Indonesia dan Turki sangat erat. Di tingkat pimpinan negara sudah sangat baik, sekarang penting untuk memperkuat implementasinya di level bawah, termasuk antar daerah,” ujarnya.

Sektor pariwisata menjadi fokus utama dalam pembahasan. Küçükcan mengungkapkan bahwa Turki memiliki pengalaman besar dalam industri pariwisata global, dengan jumlah kunjungan mencapai sekitar 60 juta wisatawan per tahun.

Ia juga menyoroti kota Istanbul yang mampu menarik sekitar 25 juta wisatawan setiap tahun dengan kontribusi ekonomi mencapai 6,5 miliar dolar AS.

Baca Juga:  BEM Unud Sampaikan Enam Tuntutan soal Sampah Bali, Dorong Pemerintah Bergerak Lebih Cepat

Menurutnya, Bali sebagai destinasi wisata dunia memiliki potensi besar untuk menjalin kerja sama, baik dalam bentuk pertukaran pengetahuan, pendidikan pariwisata, maupun pengembangan konsep pariwisata berkelanjutan.

Selain pariwisata, kedua pihak juga membahas isu sustainable tourism, termasuk pengelolaan sampah dan energi sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Tak hanya itu, peluang kerja sama di bidang infrastruktur turut menjadi perhatian, khususnya terkait rencana pembangunan Bandara Bali Utara. Dubes Turki menyebut perusahaan-perusahaan dari negaranya memiliki pengalaman membangun bandara internasional di berbagai negara, termasuk di Vietnam.

Dalam pertemuan tersebut juga disinggung kebijakan peningkatan populasi di Turki. Küçükcan menjelaskan bahwa pemerintah Turki mendorong keluarga memiliki minimal tiga anak sebagai strategi menjaga keseimbangan demografi.

Baca Juga:  Dialog dengan BEM Unud, Gubernur Koster Tegaskan Pemerintah Terus Bergerak Tuntaskan Persoalan Sampah

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menyampaikan bahwa pendekatan serupa juga relevan dalam konteks Bali. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali telah memberikan insentif bagi ibu yang melahirkan hingga anak keempat sebagai bagian dari menjaga keberlanjutan generasi.

Gubernur Koster menyambut positif berbagai peluang kerja sama yang dibahas dan menegaskan komitmen Bali untuk menindaklanjuti hubungan strategis tersebut.

Baca Juga:  Sekda Eddy Mulya Buka Advokasi Desa Pangan Aman, Perkuat Komitmen Keamanan Pangan Berbasis Komunitas

“Terima kasih atas pertemuan ini, termasuk pandangan dan tukar pikiran yang sangat baik. Karena komunikasi di tingkat pemerintah pusat sudah terbangun, maka kami di daerah juga perlu menindaklanjuti hubungan kerja sama ini, khususnya di bidang pariwisata,” ujar Koster.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal konkret dalam memperkuat kolaborasi Bali–Turki, tidak hanya di sektor pariwisata, tetapi juga dalam pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi daerah berbasis kerja sama internasional.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here