
TABANAN, KEN-KENKHABARE — Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan mengikuti persembahyangan Pujawali Ngenem Sasih di Pura Basukian Puseh Jagat dan Pura Goa Raja, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Rabu (14/10/2026). Persembahyangan tersebut dilaksanakan untuk memperkuat sradha bhakti sekaligus memohon kerahayuan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Tabanan.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti hibah penataan pura. Turut hadir Sekretaris Daerah, Asisten III, serta sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Setibanya di Pura Basukian Puseh Jagat, Bupati Sanjaya bersama rombongan menuju Genah Pesandekan untuk katuran boga alit, kemudian mengikuti persembahyangan bersama dan sungkem ring gedong Pura Basukian. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti hibah penataan pura.
Persembahyangan kemudian berlanjut ke Pura Goa Raja yang juga dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti. Kehadiran jajaran pemerintah daerah dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan kehidupan spiritual dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Tabanan.
Bupati Sanjaya menegaskan, pembangunan daerah harus berjalan selaras antara aspek sekala dan niskala. Keseimbangan tersebut dinilai penting agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga tetap berlandaskan nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal Bali.
“Dalam membangun Tabanan, kita harus menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala, agar pembangunan berjalan harmonis dan kerahayuan senantiasa menyertai masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Sanjaya, persembahyangan juga menjadi momentum bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk memperkuat nilai spiritualitas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Dengan landasan sradha bhakti yang kuat, pelaksanaan pembangunan diharapkan senantiasa berjalan harmonis dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kearifan lokal terus menjadi landasan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang harmonis, damai, dan berkelanjutan.
Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: ProkopimTabanan


