Ketua Umum PHDI Terpilih Nyoman Cantiasa: PHDI Harus Jadi Tempat Pengayoman Umat Hindu, Kepentingan Umat di Atas Segalanya

0
1140
Foto: Acara penutupan Mahasabha XIII PHDI oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia , Dr. H. Romo R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum., Ketua Umum PHDI Letjen (Purn) I Nyoman Cantiasa, S.E., Letjen Wisnu Bawa Tanaya, Ketua Dharma Adyaksa.

JAKARTA, KEN-KENKHABARE — Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat terpilih Letjen TNI (Purn) I Nyoman Cantiasa, S.E., berharap PHDI dapat menjadi tempat perlindungan, pengayoman, sekaligus ruang bagi umat Hindu untuk menyampaikan aspirasi dan mencari solusi atas berbagai persoalan. Kepentingan umat harus menjadi prioritas utama, melampaui kepentingan kelompok, golongan, maupun ego pribadi.

Hal ini disampaikan saat menyampaikan sambutannya setelah terpilih menjadi Ketua Umum PHDI periode 2026-20231 dalam Mahasabha XIII PHDI, Sabtu (10/10/2026) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Sebelumnya dalam pemungutan suara Letjen Purn I Nyoman Cantiasa, S.E., memperoleh 289 suara, sementara Dr. Anak Agung Ari Dwipayana dengan 103 suara. Total suara 290 suara dan 1 suara tidak sah.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya membangun PHDI sebagai lembaga yang berorientasi pada pelayanan dan pengabdian kepada umat Hindu. Kesamaan visi dan pola pikir dinilai menjadi kunci untuk menjaga kebersamaan serta menyelesaikan perbedaan di dalam organisasi.

“Intinya adalah kepentingan umat di atas segalanya. Mari kita utamakan kepentingan umat di atas segalanya, daripada kepentingan kelompok dan golongan,” tegas Cantiasa.

Baca Juga:  Jaga Kenyamanan Jelang Pemilu, Kelurahan Peguyangan Data Penduduk Non Permanen

Menurutnya, apabila seluruh elemen memiliki kesadaran bahwa perjuangan organisasi ditujukan untuk kepentingan umat, berbagai persoalan internal seharusnya dapat diselesaikan dengan lebih bijaksana.

Perbedaan pendapat, masukan, maupun pandangan yang tidak selalu sejalan tidak semestinya menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, semua itu perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses untuk menghasilkan keputusan terbaik bagi umat.

“Kalau kita berpikir tentang kepentingan umat, itu semua akan selesai,” tegasnya.

PHDI diharapkan tidak hanya menjadi organisasi secara struktural, tetapi juga menjadi rumah bersama yang mampu memberikan rasa aman, keteduhan, dan kepercayaan kepada umat Hindu.

Dalam menjalankan perannya, setiap aspirasi perlu mendapatkan ruang, setiap perbedaan harus disikapi dengan kedewasaan, dan setiap keputusan harus mempertimbangkan manfaat yang lebih luas bagi umat.

Orientasi tersebut juga menuntut seluruh elemen organisasi untuk mengesampingkan ego pribadi. Ukuran keberhasilan organisasi bukan semata-mata terletak pada posisi atau pengaruh kelompok tertentu, melainkan pada sejauh mana keberadaan PHDI dapat dirasakan manfaatnya oleh umat.

Baca Juga:  3 Usulan Ranperda Disampaikan Wawali Arya Wibawa Pada Pembukaan Sidang Paripurna DPRD Denpasar

Semangat pengabdian itu sekaligus menjadi pengingat bahwa organisasi keumatan membutuhkan persatuan, keterbukaan, dan komitmen bersama untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Selain menekankan kepentingan umat, pernyataan tersebut juga mengangkat semangat untuk berani menghadirkan perubahan.

“Make impossible be possible,” menjadi pesan yang menggambarkan ajakan untuk menjadikan sesuatu yang dianggap tidak mungkin menjadi mungkin melalui kebersamaan, kerja nyata, dan komitmen yang kuat.

Semangat tersebut diharapkan mendorong PHDI untuk terus berbenah, memperkuat pelayanan, dan menjawab harapan umat Hindu dengan langkah-langkah yang konkret.

Pada akhirnya, PHDI diharapkan mampu membuktikan bahwa organisasi yang dibangun atas dasar ketulusan dan kepentingan bersama dapat menjadi tempat pengayoman yang dipercaya umat.

“Kepentingan umat di atas segalanya. Prinsip inilah yang diharapkan menjadi fondasi bagi PHDI dalam menjalankan pengabdian dan menentukan arah langkahnya ke depan,” pungkasnya.

Penulis/editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Live streaming youtube PHDI Pusat
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here