Wabup Bagus Alit Sucipta Ikuti Prosesi Ngetus Ida Betara Tapakan di Pura Dalem Korya

0
1038
Foto: Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini dan krama mengikuti Prosesi Ngetus Ida Betara Tapakan di Pura Dalem Korya, Banjar Kedampal, Desa Adat Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/9/2026).

BADUNG, KEN-KEN KHABARE – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Kabupaten Badung, Putu Yunita Oktarini, mengikuti Prosesi Ngetus Ida Betara Tapakan di Pura Dalem Korya, Banjar Kedampal, Desa Adat Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/9/2026).

Prosesi keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti krama pengempon Pura Dalem Korya. Rangkaian upacara dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Lebah Banjar Kedampal, Ida Cokorda Mengwi XIII, serta Mangku Pura Prajapati Jero Mangku Joti.

Turut hadir dalam prosesi tersebut Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan bersama unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Abiansemal Dauh Yeh Cani, Bendesa Adat Abiansemal, tokoh masyarakat I Wayan Muntra, serta seluruh krama pengempon Pura Dalem Korya.

Dalam kesempatan itu, Wabup Bagus Alit Sucipta bersama Putu Yunita Oktarini dan krama melaksanakan persembahyangan bersama. Persembahyangan tersebut dilakukan untuk memohon kelancaran, ketertiban, serta kerahayuan jagat selama seluruh rangkaian karya suci berlangsung.

Baca Juga:  PPI Bali Rayakan HUT ke-3, Pererat Silaturahmi Antar Pensiunan se-Bali

Dorong Pelestarian Adat dan Budaya Bali

Dalam sambutan singkatnya, Bagus Alit Sucipta mengapresiasi semangat kebersamaan dan gotong royong krama pengempon Pura Dalem Korya dalam melaksanakan karya keagamaan.

Menurutnya, pelaksanaan karya tidak hanya memiliki nilai spiritual bagi umat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan adat, seni, dan budaya Bali.

“Melalui pelaksanaan karya seperti ini, kita tidak hanya menjalankan kewajiban keagamaan, tetapi juga turut menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur. Karena itu, semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dipertahankan,” ujar Bagus Alit Sucipta.

Ia juga berpesan agar krama senantiasa menjaga persatuan dan keharmonisan serta mempertahankan semangat menyama braya dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan tersebut penting untuk terus dijaga di tengah perkembangan zaman, sehingga kehidupan sosial masyarakat tetap harmonis dan berlandaskan nilai-nilai adat serta budaya Bali.

Baca Juga:  Sah! Ariandi Kembali Nahkodai Kadin Bali 2025–2030 , Siap Bawa Pengusaha Lokal Naik Kelas

Sementara itu, Manggala Karya Pura Dalem Korya, I Nyoman Tastra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan terhadap pelaksanaan karya tersebut.

Ia mengatakan, Pemkab Badung telah memberikan hibah induk tahun 2026 sebesar Rp777 juta lebih. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk penataan pura sekaligus mendukung rangkaian upacara pemahayu.

Rangkaian karya tersebut dijadwalkan mencapai puncaknya pada Purnamaning Kanem, 24 November 2026.

Selain dukungan dari Pemkab Badung, pihak pengempon juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani atas bantuan penataan sarana dan prasarana serta perbaikan gong.

I Nyoman Tastra berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah dapat terus dipertahankan dan diperkuat, khususnya dalam mendukung pelestarian adat, seni, dan budaya Bali.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: ProkopimBadung
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here