
Bangunan Dua Lantai Seluas 830 Meter Persegi, Dilengkapi Ruang Olahraga, Pelestarian Budaya dan UMKM
DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Upacara Melaspas sekaligus meresmikan Wantilan Banjar Tampakgangsul, Desa Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara, Sabtu (19/9/2026) sore.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti pada Rahina Saniscara Wage Prangbakat. Kehadiran wantilan baru tersebut diharapkan dapat memperkuat fungsi ruang bersama masyarakat sekaligus mendukung kegiatan adat, budaya, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Turut hadir Sekda Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widya Utama, Bendesa Adat Denpasar AA Ngurah Alit Wirakesuma, tokoh masyarakat I Nyoman Gede Sudiantara, serta sejumlah jajaran Pemkot Denpasar.
Jaya Negara didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Denpasar Putu Tony Marthana Wijaya, Kabag Kesra I Putu Agus Jayadi, dan Camat Denpasar Utara Wayan Ariyanta.
Jaya Negara mengatakan, keberadaan bangunan Wantilan Banjar Tampakgangsul yang baru diharapkan memberikan kenyamanan sekaligus menjadi ruang bersama bagi masyarakat dalam melaksanakan berbagai kegiatan.
Menurutnya, Upacara Melaspas dan peresmian wantilan juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
“Dalam menjaga harmonisasi sebagai implementasi Tri Hita Karana sejalan juga dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau persaudaraan,” ujar Jaya Negara.
Ia berharap keberadaan wantilan dapat memperkuat keharmonisan masyarakat melalui keseimbangan hubungan antara Parahyangan, Palemahan, dan Pawongan, sekaligus menjadi ruang yang mendukung pelestarian adat dan budaya.
Sementara itu, Ketua Panitia Karya Melaspas dan Peresmian Balai Wantilan Banjar Tampakgangsul, AA Ngurah Alit Semara, menjelaskan upacara Melaspas dan peresmian dipuput Ida Pedanda Gede Made Karang dari Griya Karang Tampakgangsul.
Pembangunan wantilan dilakukan sebagai bagian dari revitalisasi bangunan agar lebih layak dan dapat mengakomodasi berbagai kegiatan masyarakat.
Pembangunan dimulai pada Juni 2024 dan rampung pada September 2026. Setelah dilakukan pembangunan ulang dan penambahan luas, bangunan kini memiliki luas total 830 meter persegi.
Bangunan terdiri atas dua lantai. Lantai atas diperuntukkan bagi kegiatan olahraga, sedangkan lantai bawah digunakan untuk kegiatan pelestarian budaya. Sementara halaman wantilan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan UMKM masyarakat.
“Terima kasih atas kehadiran Bapak Wali Kota Jaya Negara meresmikan wantilan banjar kami. Mudah-mudahan setelah rampungnya pembangunan wantilan banjar kami yang baru dapat bermanfaat lebih baik bagi masyarakat kami terkait peningkatan fungsi dan fasilitas untuk masyarakat kami dalam menjalankan berbagai kegiatan,” ujar AA Ngurah Alit Semara.
Dengan fungsi yang lebih beragam, Wantilan Banjar Tampakgangsul diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas kegiatan adat, tetapi juga ruang interaksi masyarakat untuk mendukung olahraga, pelestarian budaya, serta aktivitas ekonomi berbasis masyarakat.
Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Humaspemkotdps


