Magister Hukum Unwar Gelar Matrikulasi Mahasiswa Baru, Perkuat Kompetensi Hukum Agraria dan Investasi

0
1065
Foto: Kegiatan orientasi dan matrikulasi mahasiswa baru Program Studi Magister Hukum Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa tahun akademik 2026/2027 berlangsung di Ruang Sri Wijaya Mahadewi, Gedung Pascasarjana Unwar.

DENPASAR, KEN-KENKHABARE — Program Studi Magister Hukum Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar kegiatan orientasi dan matrikulasi bagi mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 15–16 September 2026, dipusatkan di Ruang Sri Wijaya Mahadewi, Lantai IV Gedung Pascasarjana Universitas Warmadewa.

Matrikulasi menjadi bagian dari pengenalan institusi sekaligus penguatan dasar akademik bagi mahasiswa baru sebelum mengikuti proses perkuliahan. Materi yang diberikan diarahkan untuk memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap bidang keilmuan hukum serta mendukung kesiapan mereka dalam mengikuti mata kuliah dasar pada Program Studi Magister Hukum.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Made Mahendrawati, S.H., M.H., dan dihadiri Ketua Umum Yayasan Sri Kesari Warmadewa Prof. Drs. A.A. Gde Wisnumurti, M.Si., Wakil Rektor I yang mewakili Rektor, para dekan di lingkungan Universitas Warmadewa, pimpinan program studi, serta mahasiswa baru.

Mewakili Kepala Program Studi Magister Hukum Unwar, Kordinator Pengembangan Kurikulum (KPK) Dr. I Wayan Rideng, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pada tahun akademik 2026/2027 tercatat 55 mahasiswa yang melakukan pendaftaran kembali.

Menurut Rideng, kegiatan matrikulasi dimaksudkan sebagai pengayaan materi akademik yang nantinya menjadi dasar bagi mahasiswa dalam menempuh mata kuliah pada Program Studi Magister Hukum.

“Matrikulasi ini menjadi bagian penting untuk memperkaya materi dasar yang dibutuhkan mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran di Program Studi Magister Hukum,” demikian substansi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Rideng juga menegaskan bahwa visi Program Studi Magister Hukum merupakan penjabaran dari visi universitas dan Fakultas Pascasarjana, yakni mengembangkan ilmu hukum di bidang agraria dan investasi berlandaskan ekowisata.

Visi tersebut menjadi salah satu rujukan akademik bagi mahasiswa, termasuk dalam menentukan dan mengembangkan karya akhir berupa tesis.

Selama kegiatan matrikulasi, mahasiswa mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh dosen bergelar guru besar dan doktor sesuai bidang keahliannya.

Baca Juga:  Ny. Antari Jaya Negara Sebut Dongeng Bahasa Bali Sebagai Langkah Pengembangan Imajinasi Anak

Materi yang diberikan mencakup teori hukum, metodologi penelitian dan penulisan hukum, hukum investasi, hukum dan kebijakan publik, hingga pengenalan teknologi informasi untuk mendukung proses pembelajaran dan pelayanan administrasi mahasiswa.

Penguatan teknologi informasi menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian. Sejalan dengan perkembangan digitalisasi, pelayanan mahasiswa di Program Studi Magister Hukum diarahkan berbasis teknologi informasi, termasuk pelaksanaan perkuliahan dengan model hybrid.

Model pembelajaran tersebut menjadi relevan karena mahasiswa Magister Hukum Unwar berasal dari berbagai daerah, bahkan dari luar Bali. Dokumen kegiatan mencatat mahasiswa berasal dari Timor-Leste, Labuan Bajo (NTT), Papua, Surabaya, dan wilayah Kalimantan, selain dari Bali.

Rideng menyampaikan bahwa tantangan perguruan tinggi saat ini semakin kompetitif. Karena itu, Program Studi Magister Hukum Unwar terus melakukan penyesuaian terhadap perkembangan zaman dengan tetap mempertahankan prinsip dan kaidah akademik.

Program Studi Magister Hukum Unwar juga disebut telah meraih akreditasi unggul dan terus mengembangkan inovasi dalam memberikan pengetahuan serta kemampuan di bidang hukum.

Dalam pengembangan akademik, program studi juga membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Peradi SAI, Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Bali, Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi, dan pemerintah daerah.

Kemitraan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan dan pengalaman akademik mahasiswa dengan menghubungkan proses pendidikan dengan berbagai institusi yang berkaitan dengan praktik dan kebijakan hukum.

Tidak hanya berorientasi pada penguatan akademik di tingkat nasional, Program Studi Magister Hukum Unwar juga mengembangkan kegiatan yang berorientasi internasional.

Kegiatan tersebut antara lain seminar internasional, pengabdian kepada masyarakat melalui kerja sama internasional, serta kegiatan riset dengan menggandeng perguruan tinggi di luar negeri, khususnya di Jepang.

Baca Juga:  Bunda Literasi Denpasar Resmikan Perpustakaan Digital SD Saraswati 2 Denpasar

Penguatan wawasan global tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan profesi hukum yang semakin dinamis.

Dengan perpaduan antara penguatan teori hukum, metodologi penelitian, pemahaman hukum agraria dan investasi, kebijakan publik, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengalaman akademik internasional, Program Studi Magister Hukum Unwar diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing di dunia kerja.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Prodi MH Unwar
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here