
BADUNG, KEN-KENKHABARE – Pemerintah Kabupaten Badung meraih penghargaan tingkat nasional sebagai “Apresiasi Daerah Peduli Akses dan Infrastruktur Pendidikan” dalam Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa”.
Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar kepada Bupati Badung yang diwakili Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setda Badung I Kadek Edi Putrana, S.Kom., M.A.P., di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Apresiasi tersebut diberikan kepada daerah yang dinilai melakukan reformasi pendidikan melalui berbagai program konkret. Penghargaan ini sekaligus menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk semakin memprioritaskan anggaran pada pemenuhan hak dasar anak serta penyediaan layanan pendidikan yang layak dan setara.
Mewakili Bupati Badung, Edi Putrana menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kompas TV atas penghargaan yang diberikan kepada Kabupaten Badung.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkab Badung untuk terus meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat.
“Bagi Bupati Badung, pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” jelas Edi Putrana.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas berbagai upaya yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa masih terdapat pekerjaan yang harus terus diselesaikan dalam pembangunan sektor pendidikan.
Karena itu, Pemkab Badung berkomitmen memastikan masyarakat memperoleh akses pendidikan yang layak, merata, dan berkualitas.
“Sekali lagi, kami mengucapkan selamat HUT ke-15 kepada Kompas TV. Semoga terus menjadi media yang kredibel dan konsisten mengawal pembangunan serta memberikan kontribusi positif bagi Indonesia,” ungkapnya.
Penghargaan tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemkab Badung dalam membangun sektor pendidikan, baik melalui peningkatan akses maupun penguatan infrastruktur, sehingga pelayanan pendidikan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.
Editor: I Nyoman Arta Wirawan


