Perkuat Disiplin dan Karakter ASN, Bupati Sanjaya Buka Diklat Bela Negara Angkatan I Tabanan 2026

0
1051
Foto: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya membuka Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Angkatan I bagi pejabat pimpinan tinggi, administrator, dan pengawas Pemkab Tabanan di Lapangan Wira Yudha Bhakti, Mako Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan, Senin (7/9/2026).

TABANAN, KEN-KENKHABARE – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menegaskan pentingnya penguatan disiplin, integritas, dan karakter aparatur sipil negara (ASN) dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal. Hal tersebut disampaikan saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Angkatan I bagi Pejabat Pimpinan Tinggi, Administrator, dan Pengawas Pemerintah Kabupaten Tabanan Tahun 2026 di Lapangan Wira Yudha Bhakti, Mako Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan, Senin (7/9/2026).

Sebanyak 100 peserta mengikuti diklat yang berlangsung selama enam hari, 6–11 September 2026, dengan pola asrama. Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Rindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar, S.H., beserta jajaran, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, para Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, narasumber dan instruktur diklat, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, serta seluruh peserta.

Menurut Sanjaya, pendidikan dan pelatihan bela negara tidak semata-mata berkaitan dengan pembinaan fisik dan kedisiplinan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi aparatur untuk kembali memahami jati diri, tugas, tanggung jawab, serta makna pengabdian sebagai bagian dari pemerintahan.

“Kita adalah aparatur pemerintah, bukan hanya pemegang jabatan atau pelaksana administrasi pemerintahan, tetapi bagian dari kekuatan bangsa yang setiap hari hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Sanjaya.

Sanjaya menjelaskan, semangat bela negara bagi ASN tidak selalu diwujudkan melalui perjuangan secara fisik. Bela negara dapat diterapkan melalui sikap dan pengabdian dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Disiplin dalam bekerja, kejujuran dalam mengemban amanah, keberanian mengambil keputusan yang benar, loyalitas kepada negara, menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat merupakan bentuk nyata bela negara di lingkungan pemerintahan.

Baca Juga:  Rare Angon International Kite Festival 2026 Resmi Dibuka, Langit Sanur Dihiasi Pelayang dari 23 Negara

Di tengah perubahan yang berlangsung cepat dan tantangan pemerintahan yang semakin kompleks, ASN dinilai tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual. Aparatur juga dituntut memiliki karakter kuat, integritas, kedisiplinan, ketangguhan, kemampuan beradaptasi, serta jiwa kepemimpinan.

Karena itu, Sanjaya berharap pelatihan tersebut mampu membentuk aparatur yang tidak hanya semakin disiplin, tetapi juga solid, peduli, bertanggung jawab, dan siap menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sanjaya mengungkapkan, pelaksanaan diklat di Rindam IX/Udayana telah lama dinantikan. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedisiplinan ASN sebagaimana arahan Presiden yang diterima bersama Wakil Bupati setelah dilantik.

“Sebelum melaksanakan tugas, yang terpenting adalah kedisiplinan. Di sinilah tempat untuk menimba ilmu kedisiplinan, membangun kerja sama, gotong royong, dan kebersamaan. Kalau semuanya dilakukan dengan kolaborasi, gotong royong, kerja sama, dan disiplin, saya yakin ASN Kabupaten Tabanan akan semakin maju dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wimbakara PKB XLVIII Tahun 2026, Sekaa Gong Kencana Wiguna Banjar Kehen Kesiman Tampil Memukau

Ia menambahkan, pelaksanaan Diklat Bela Negara Angkatan I bagi jajaran Pemkab Tabanan tersebut menjadi kegiatan perdana di Bali.

Kepada seluruh peserta, Sanjaya berpesan agar mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai bekal dalam menjalankan tugas kepemimpinan.

“Pemimpin harus hadir di depan sebagai teladan, di tengah sebagai penggerak, dan di belakang sebagai pemberi kekuatan,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun karakter ASN yang mampu disiplin tanpa harus diawasi, bekerja tanpa harus diperintah, dan bertanggung jawab tanpa harus diminta.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tabanan I Nyoman Sastera Wibawa mengatakan, diklat bertujuan meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai bela negara sekaligus membentuk aparatur yang disiplin, berintegritas, bertanggung jawab, dan loyal.

Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat mental, karakter, dan kepemimpinan, meningkatkan kemampuan bekerja dalam tim, memperkuat soliditas dan sinergitas antarpejabat di lingkungan Pemkab Tabanan, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan penerapan nilai-nilai bela negara.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas aparatur serta pelayanan publik di Kabupaten Tabanan,” pungkasnya.

Selama pelaksanaan diklat, peserta akan mendapatkan 10 materi, mulai dari pembekalan dan pemahaman nilai-nilai bela negara, pembinaan mental dan karakter, hingga kegiatan fisik dan ketangkasan.

Sastera Wibawa juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tabanan atas ide, gagasan, dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan, serta kepada Komandan Rindam IX/Udayana beserta seluruh instruktur dan pelatih yang mendukung pelaksanaan diklat.

Editor: I Nyoman Arta W
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here