Wawali Arya Wibawa Buka Lomba Hari Pramuka ke-65, Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan

0
1050
Foto: Wakil Wali Kota Denpasar sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, membuka rangkaian Bulan Bakti Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Selasa (1/9/2026).

Ribuan Pramuka Denpasar Ikuti Bulan Bakti, 350 Kantong Darah Ditargetkan Terkumpul

DENPASAR, KEN-KEN KHABARE – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar, secara resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan Bakti dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Selasa (1/9/2026).

Pembukaan ditandai dengan pelaksanaan Gedor (Gebyar Donor Darah) serta Lomba Budaya dan Keterampilan Kepramukaan yang melibatkan anggota Pramuka dari tingkat Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega se-Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, pelatih, serta pengurus Kwartir Ranting yang telah mempersiapkan rangkaian kegiatan Bulan Bakti Pramuka ke-65.

Menurutnya, peringatan Hari Pramuka tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi gerakan nyata untuk menanamkan nilai ketakwaan, kepedulian sosial, gotong royong, pelestarian budaya, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Rangkaian kegiatan peringatan Hari Pramuka ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebuah gerakan nyata untuk menanamkan nilai-nilai ketakwaan, kepedulian sosial, gotong royong, pelestarian budaya, serta pengabdian tanpa batas kepada masyarakat,” tegasnya.

Kepada seluruh peserta lomba, Arya Wibawa mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan.

Ia menegaskan bahwa kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan dalam setiap perlombaan. Keberanian untuk tampil, mencoba, dan memberikan kemampuan terbaik juga merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter anggota Pramuka.

“Di dalam Pramuka kita boleh berbeda gugus depan, berbeda kwartir ranting, berbeda sekolah, maupun berbeda kemampuan. Namun, kita tetap satu keluarga besar Gerakan Pramuka. Jangan sampai persaingan membuat kita kehilangan tali persaudaraan,” ujarnya.

Arya Wibawa juga mengajak seluruh anggota Pramuka untuk bangga mengenakan seragam Pramuka. Menurutnya, seragam tersebut bukan sekadar pakaian, tetapi menjadi simbol tanggung jawab dan identitas seorang Pramuka.

BACA JUGA:

| FKUB dan GOW Badung Perkuat Toleransi Berbasis Keluarga

Setangan leher, lanjutnya, harus menjadi pengingat untuk terus berbuat kebaikan. Sementara Tri Satya dan Dasa Darma hendaknya tidak hanya dihafalkan, tetapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Penyelenggara, I Putu Ariek Putra Wijaya Kusuma, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi, Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Sebelum kegiatan pembukaan, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar telah melaksanakan sejumlah kegiatan dalam rangkaian Bulan Bakti.

Kegiatan tersebut antara lain Tirta Yatra di Pura Agung Jagatnatha, Gerakan Bersih-Bersih Serentak atau Kebel yang dipusatkan di empat titik dengan melibatkan Kwartir Ranting se-Kota Denpasar, serta bakti sosial di Panti Asuhan Tunas Nation Asih.

Selain itu, dilaksanakan pula Gedor (Gebyar Donor Darah) sebagai aksi kemanusiaan dengan target mengumpulkan 350 kantong darah untuk mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat Kota Denpasar.

Sementara itu, Lomba Budaya dan Keterampilan Kepramukaan diikuti 74 tim dari berbagai tingkatan Pramuka.

Perlombaan dilaksanakan di Selasar Lantai 1 dan Selasar Lantai 2 Gedung Dharma Negara Alaya serta Lapangan Lumintang Denpasar.

BACA JUGA:

| Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Rp700 Juta untuk Korban Gempa NTT

Adapun kategori lomba yang dilaksanakan meliputi:

  1. Lomba Majalah Dinding (Mading), diikuti 17 tim golongan Siaga SD.
  2. Lomba Miniatur Meja Makan, diikuti 14 tim golongan Penggalang SD.
  3. Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB), diikuti 13 tim Penggalang Putra SMP dan dilaksanakan di Lapangan Lumintang.
  4. Lomba Semapur (Semafore) Dua, diikuti 17 tim Penggalang Putri SMP.
  5. Lomba Kreasi Dekorasi Janur, diikuti 5 tim Penegak SMA.
  6. Lomba Membuat Cerita Pendek (Cerpen), diikuti 8 tim Pandega dari perguruan tinggi.

Melalui rangkaian Bulan Bakti tersebut, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar tidak hanya mendorong pengembangan keterampilan dan kreativitas generasi muda, tetapi juga menanamkan kepedulian sosial, budaya, lingkungan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Editor: I N Arta W
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here