Pemprov Bali Buka Peluang Investasi Eropa di Sektor Kesehatan, Perkuat Diplomasi Ekonomi

0
51
Foto: Gubernur Bali Wayan Koster berdiskusi bersama jajaran Kementerian Luar Negeri RI terkait penguatan diplomasi ekonomi dan peluang investasi Eropa di sektor kesehatan Bali di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (14/8/2026). (Dok.HmsProv).

DENPASAR, KEN-KEN KHABARE – Pemerintah Provinsi Bali memperkuat diplomasi ekonomi dengan membuka peluang investasi dari mitra Eropa, khususnya untuk pengembangan sektor kesehatan dan industri kreatif lokal. Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Jumat (14/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus mendorong masuknya investasi, teknologi, pasar, dan kolaborasi global yang memberikan manfaat bagi perekonomian serta pembangunan Bali.

Dari jajaran Kemlu RI, hadir Direktur Eropa II Punjul S. Nugraha, Koordinator Diplomasi Kesehatan Amerop Rossy Verona, Wakil Ketua Indonesia-Europe Business Forum (IEBF) F. Bernard Loesi, Wakil Ketua IEBF Yudhono Irawan, serta Koordinator Fungsi Cluster Rusia, Belarus, Armenia, Dit Eropa II Dandy L. Soeparan.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Eropa II Punjul S. Nugraha memaparkan perkembangan Indonesia-Europe Business Forum (IEBF) yang mempertemukan pemangku kepentingan, perusahaan Indonesia, perusahaan Eropa, serta mitra strategis dari kawasan Eropa.

Forum tersebut dinilai dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk memperluas jejaring bisnis dan mendorong terbentuknya kerja sama yang lebih konkret antara Indonesia dan negara-negara Eropa, termasuk dengan Bali.

Pembahasan kemudian diarahkan pada penguatan diplomasi ekonomi yang dikolaborasikan dengan pengembangan sektor kesehatan. Bali dinilai memiliki potensi untuk mengembangkan layanan kesehatan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, tetapi juga memiliki daya tarik bagi masyarakat dari luar Bali maupun mancanegara.

Salah satu peluang yang dibahas adalah pengembangan rumah sakit dengan layanan tematik. Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas dan variasi pelayanan kesehatan di Bali sekaligus membuka ruang keterlibatan mitra dan investor dari luar negeri.

Kehadiran investasi swasta maupun asing dipandang dapat membantu pembangunan fasilitas kesehatan sehingga pengembangannya tidak sepenuhnya bergantung pada kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Peluang tersebut mulai mendapat respons positif dari calon mitra Eropa. Sejumlah calon mitra menunjukkan ketertarikan untuk berkontribusi dalam penyediaan peralatan medis setelah melakukan kunjungan langsung ke sejumlah rumah sakit di Bali.

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal untuk melihat kebutuhan fasilitas kesehatan secara langsung sekaligus mengidentifikasi bentuk kerja sama yang berpotensi dikembangkan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster juga memaparkan perkembangan ekonomi Bali, termasuk berbagai potensi investasi dan peluang kerja sama yang dapat ditawarkan kepada mitra internasional.

Menurut Koster, kekuatan ekonomi Bali tidak hanya bertumpu pada sektor pariwisata. Sejumlah sektor lainnya juga memiliki peluang untuk dikembangkan sehingga mampu memberikan nilai tambah terhadap perekonomian daerah.

Baca Juga:  Gubernur Koster Pimpin Rakor Pelayanan Bandara Ngurah Rai, Waktu Tunggu Bagasi Kini Maksimal 40 Menit

Karena itu, jejaring kerja sama internasional perlu terus diperluas dan diarahkan pada investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bali.

Pertemuan tersebut menyepakati pentingnya memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan Kementerian Luar Negeri dalam menarik investasi asing ke Bali. Kerja sama tersebut terutama diarahkan pada sektor kesehatan serta pengembangan industri kreatif lokal.

Dengan penguatan diplomasi ekonomi dan jejaring mitra internasional, Bali diharapkan semakin mampu membuka akses terhadap investasi, teknologi, pasar, dan kolaborasi global, sekaligus memperkuat pembangunan daerah yang mandiri dan berkelanjutan dengan tetap bertumpu pada potensi lokal Bali.

Penulis/Editor: I Nyoman Arta W

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here