Evaluasi MRLL di Jalan Gatot Subroto Timur, Forum LLAJ Denpasar Perkuat Keselamatan dan Pelayanan Publik

0
63
Foto: Dinas Perhubungan Kota Denpasar bersama Forum LLAJ menggelar rapat teknis evaluasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di kawasan Living World, Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar, Jumat (14/8/2026).

DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Pemerintah Kota Denpasar melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) berkomitmen memperkuat pelayanan publik di bidang lalu lintas dan angkutan jalan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui evaluasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di kawasan Living World, Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar.

Evaluasi dibahas dalam rapat teknis yang digelar Dinas Perhubungan Kota Denpasar bersama Tim Forum LLAJ di Kantor Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Jumat (14/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan, unsur Ditlantas Polda Bali, Satlantas Polresta Denpasar, BPTD Bali Kementerian Perhubungan, BPJN, serta unsur desa dan kelurahan.

Pembahasan difokuskan pada evaluasi penerapan rekayasa lalu lintas di kawasan Living World, termasuk keberadaan road barrier, perlengkapan jalan serta langkah peningkatan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.

Ketut Sriawan mengatakan, salah satu kesepakatan dalam rapat tersebut adalah road barrier tetap dipasang di kawasan Living World.

Menurutnya, keberadaan road barrier dinilai dapat membantu mencegah terjadinya kemacetan di sekitar kawasan tersebut. Namun, penerapannya tetap harus diikuti dengan peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara.

Baca Juga:  78 Paskibraka Kota Denpasar Dikukuhkan, Siap Bertugas pada HUT ke-81 RI

“Pemasangan road barrier ini sendiri harus juga diimbangi dengan kedisiplinan para pengguna jalan, termasuk juga semakin fokus dan sigap dalam membaca marka-marka di jalan,” ujar Sriawan.

Ia menambahkan, Forum LLAJ juga mendorong adanya perbaikan dan penambahan fasilitas road barrier serta perlengkapan rambu lalu lintas lainnya.

Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan keselamatan dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat sebagai pengguna jalan.

Selain evaluasi terhadap rekayasa lalu lintas, Pemerintah Kota Denpasar juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan fasilitas penerangan jalan.

Sriawan mengatakan, Pemkot Denpasar telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) terkait rencana penggantian lampu tenaga surya menjadi lampu LED.

“Pemerintah Kota Denpasar tadi sudah berkoordinasi juga dengan BPJN untuk penggantian lampu tenaga surya ke LED agar kondisi ruas jalan semakin terang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara Serahkan Bantuan Pascabencana Rp1,195 Miliar kepada 70 Warga Denpasar

Peningkatan penerangan tersebut diharapkan turut mendukung keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.

Lebih lanjut, Sriawan mengatakan Forum LLAJ akan terus mengoordinasikan langkah bersama antarinstansi dalam mewujudkan keselamatan transportasi jalan di Kota Denpasar.

Menurutnya, penanganan persoalan lalu lintas tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, tetapi membutuhkan koordinasi dan kolaborasi berbagai pihak.

“Dengan landasan Tri Hita Karana dan spirit Vasudhaiva Kutumbhakam, Pemkot Denpasar tentunya akan memastikan koordinasi antarinstansi dapat berjalan optimal, untuk mewujudkan keselamatan transportasi,” tutupnya.

Evaluasi MRLL di kawasan Jalan Gatot Subroto Timur tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Denpasar bersama Forum LLAJ untuk memastikan kebijakan rekayasa lalu lintas berjalan efektif, sekaligus meningkatkan keselamatan, kelancaran dan kualitas pelayanan publik bidang transportasi.

Penulis/Editor: I Nyoman Arta W

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here