Pertahankan Transparansi, Pemkab Tabanan Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut atas LKPD

0
66
Foto: Pemkab Tabanan kembali meraih opini WTP dari BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025, (8/6).

TABANAN, KEN-KEN – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali mengukir prestasi dalam tata kelola keuangan daerah.

Pemkab Tabanan sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

Pencapaian yang diserahkan pada Senin (8/6) tersebut menjadi momentum penting bagi Pemkab Tabanan. Pasalnya, opini WTP ini menandai keberhasilan Pemkab Tabanan menjaga predikat tertinggi dalam pengelolaan keuangan daerah sebanyak 12 kali berturut-turut sejak LKPD Tahun Anggaran 2014.

Baca Juga:  Ribuan Seniman Siap Tampilkan Karya Terbaik pada PKB XLVIII Bali

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah serta masyarakat Tabanan atas kerja keras, komitmen, dan sinergi yang terus terjaga.

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP secara konsisten menunjukkan bahwa tata kelola keuangan daerah di Kabupaten Tabanan terus berjalan pada jalur transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Keberhasilan ini juga mencerminkan bahwa sistem pengendalian internal serta kepatuhan terhadap regulasi di lingkungan Pemkab Tabanan telah berjalan dengan baik.

Adapun pemeriksaan yang dilakukan BPK terhadap LKPD Tahun Anggaran 2025 meliputi kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta efektivitas sistem pengawasan.

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Gelar Tawur Agung Kesanga di Catus Pata Kota Tabanan

Meski kembali meraih predikat terbaik, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa Pemkab Tabanan tidak boleh berpuas diri.

Ia menekankan, seluruh rekomendasi dan catatan yang diberikan oleh BPK akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya penyempurnaan kualitas tata kelola keuangan daerah ke depan.

Selain itu, Pemkab Tabanan akan terus fokus pada penguatan akuntabilitas, efisiensi, dan transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah.

Hal ini penting agar capaian opini WTP tidak hanya menjadi prestasi administratif, tetapi juga berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Ke depan, Pemkab Tabanan berkomitmen untuk menyelaraskan opini WTP ini dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di lapangan. Dengan diraihnya penghargaan ini, Pemkab Tabanan kembali membuktikan posisinya sebagai salah satu daerah di Bali yang konsisten dalam menjaga integritas dan profesionalisme tata kelola birokrasi,” ujar Sanjaya.

Bupati Sanjaya juga menegaskan bahwa tata kelola keuangan yang baik harus menjadi fondasi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Dengan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, Pemkab Tabanan berharap seluruh program pembangunan dapat berjalan semakin optimal serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Raihan opini WTP 12 kali berturut-turut ini menjadi bukti konsistensi Pemkab Tabanan dalam menjaga kualitas laporan keuangan daerah.

Capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here