
DENPASAR, KEN-KEN – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memimpin apel peringatan HUT ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), serta HUT ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Halaman Parkir GOR Ngurah Rai Denpasar, Rabu (6/4).
Dalam momentum tersebut, Jaya Negara mengapresiasi peran Satpol PP, Satlinmas dan petugas pemadam kebakaran dalam menjaga ketertiban umum, memberikan perlindungan kepada masyarakat, serta mendukung pelayanan kebencanaan di Kota Denpasar.
Menteri Dalam Negeri dalam sambutan yang dibacakan Wali Kota Jaya Negara menyampaikan bahwa peringatan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat tekad bersama dalam menghadirkan stabilitas sosial, kepastian hukum daerah, serta rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, ketenteraman dan ketertiban umum bukan sekadar fungsi administratif, melainkan prasyarat utama bagi terciptanya iklim investasi, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Satpol PP, Satlinmas, dan pemadam kebakaran memiliki peran sentral dalam menegakkan peraturan daerah, menyelenggarakan ketertiban umum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk pengamanan kegiatan sosial-keagamaan dan penanganan kondisi darurat,” ujarnya.
Dalam konteks kebencanaan, Satlinmas juga disebut memiliki peran penting dalam sistem perlindungan masyarakat berbasis komunitas. Peran tersebut mencakup mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.
“Tanpa stabilitas wilayah dan ketenteraman masyarakat, agenda pembangunan tidak akan berjalan optimal. Karena itu, penguatan kapasitas Satpol PP, Satlinmas, dan petugas pemadam kebakaran harus terus dilakukan, baik dari sisi kelembagaan, sumber daya manusia, maupun dukungan sarana dan prasarana,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jaya Negara menekankan pentingnya sensitivitas dan responsivitas dalam penanganan bencana. Dalam setiap peristiwa bencana, kehadiran Satpol PP, Satlinmas dan pemadam kebakaran bukan hanya sebagai aparat penegak ketertiban, tetapi juga sebagai representasi negara yang hadir melindungi masyarakat.
“Pendekatan yang humanis, cepat, dan terkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga stabilitas sosial di masa krisis,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatpol PP Kota Denpasar, A.A. Ngurah Bawa Nendra, didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, mengatakan peringatan HUT ini menjadi refleksi atas berbagai tantangan dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika pembangunan, urbanisasi, perubahan iklim, serta meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah.
Selain itu, peringatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung terwujudnya Bali Trepti. Hal ini sejalan dengan tema peringatan tahun ini, yakni “Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Linmas Tangguh Mendukung Bali Trepti dan Kepariwisataan yang Berkelanjutan.”
Editor: Ken


