Purnama Kasanga, Walikota Jaya Negara Hadiri Upacara Majaya-Jaya di Pura Agung Lokanatha

0
166
Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, Ketua Pengurus Harian PHDI Kota Denpasar I Made Arka, Ketua Majelis Desa Adat Kota Denpasar I Ketut Wisna, dan Ketua Sabha Upadesa Kota Denpasar I Wayan Butuantara dalam kesempatan pelaksanaan upacara Majaya-Jaya Paruman Alitan MDA Kota Denpasar yang digelar di Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Denpasar, Selasa (3/3).

Wali Kota Jaya Negara Tegaskan Sinergi Pemkot dan Desa Adat

DENPASAR, KEN-KEN – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri pelaksanaan Upacara Majaya-Jaya Paruman Alitan Majelis Desa Adat (MDA) Kota Denpasar yang digelar di Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Denpasar, Selasa (3/3).

Upacara yang bertepatan dengan Purnama Kasanga tersebut dilaksanakan sebagai rangkaian memohon restu dan kelancaran dalam menjalankan tugas Paruman Alitan MDA Kota Denpasar. Prosesi diawali dengan upacara Majaya-Jaya yang dipuput Ida Pedanda Gede Putra Gelgel Keniten dari Griya Satya, dilanjutkan persembahyangan bersama serta penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis oleh Wali Kota Jaya Negara.

Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, Ketua Pengurus Harian PHDI Kota Denpasar I Made Arka, Ketua Majelis Desa Adat Kota Denpasar I Ketut Wisna, Ketua Sabha Upadesa Kota Denpasar I Wayan Butuantara, para Jro Bendesa Adat se-Kota Denpasar, serta undangan lainnya.

Baca Juga:  Kajian Akademik: Rekonstruksi Hukum KBL Berbasis Baterai untuk Pembangunan Berkelanjutan

Dalam sambutannya, Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Upacara Majaya-Jaya Paruman Alitan MDA sebagai bagian dari upaya menjaga keharmonisan serta memperkuat peran lembaga adat dalam kehidupan masyarakat Bali, khususnya di Kota Denpasar.

Menurutnya, keberadaan Majelis Desa Adat memiliki peran strategis dalam menjaga, melestarikan, serta menguatkan nilai-nilai adat, tradisi, dan budaya Bali di tengah dinamika perkembangan kota.

“Melalui pelaksanaan upacara ini kita berharap seluruh pengurus dan anggota Majelis Desa Adat diberikan kerahayuan, kekuatan, serta kelancaran dalam mengemban tugas menjaga adat, budaya, dan kearifan lokal Bali,” ujar Jaya Negara.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan desa adat merupakan kekuatan penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan berbasis budaya di Kota Denpasar.

Baca Juga:  Gubernur Koster Resmikan Perda Pelindungan Pantai dan Sempadan Pantai

Sementara itu, Ketua Majelis Desa Adat Kota Denpasar, I Ketut Wisna, menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara ini sekaligus menjadi rangkaian pengukuhan Bendesa Alitan MDA Kota Denpasar yang berada di empat kecamatan.

Sebelumnya, telah dilaksanakan paruman di tingkat kecamatan untuk menetapkan Bendesa Alitan di masing-masing wilayah. Pengukuhan kemudian dilakukan melalui Surat Keputusan Majelis Desa Adat yang diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Denpasar dalam rangkaian upacara Majaya-Jaya.

“Kehadiran Bendesa Alitan ini diharapkan dapat memperkuat pendampingan serta penguatan desa adat di masing-masing kecamatan,” jelasnya.

Menurut Wisna, Majelis Desa Adat juga diharapkan terus bersinergi mendukung berbagai program Pemerintah Kota Denpasar, sekaligus ngayah dalam menjaga dan menguatkan eksistensi desa adat di tengah perkembangan zaman.

“Semoga seluruh pengurus diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas. Mari bersama-sama mendukung pembangunan Kota Denpasar melalui penguatan desa adat,” pungkasnya.

Editor: Ken-Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here