Wujudkan Pelayanan Sosial Inklusif, K3S Denpasar Serahkan 100 Kursi Roda untuk Penyandang Disabilitas

0
272
Foto: Wakil Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyerahkan bantuan kursi roda kepada 100 penyandang Disabilitas yang ada di Kota Denpasar secara simbolis, Jumat (10/10) yang di pusatkan di Graha Nawasena Denpasar.

DENPASAR, KEN-KEN – Pemerintah Kota Denpasar melalui Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) menyerahkan 100 unit kursi roda bagi penyandang disabilitas. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, di Graha Nawasena, Jumat (10/10).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, serta sejumlah undangan terkait.

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan penyerahan alat bantu kesehatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap pemenuhan hak dasar masyarakat rentan. Program ini juga menjadi bagian dari penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) urusan sosial di daerah.

“Bantuan ini tidak hanya sarana pendukung, tetapi juga simbol perhatian pemerintah agar penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk beraktivitas dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial,” ujar Ayu Kristi.

Ia menambahkan, Pemkot Denpasar berkomitmen memperkuat pelayanan sosial dan memperluas jangkauan bantuan agar dapat dirasakan merata oleh seluruh masyarakat, sejalan dengan visi Denpasar Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju.

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Sampaikan Empat Ranperda Strategis di Rapat Paripurna DPRD Denpasar

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, menjelaskan bahwa program bantuan ini bersumber dari APBD Perubahan Kota Denpasar Tahun 2025 dengan total anggaran Rp235,8 juta. Bantuan tidak hanya berupa kursi roda, tetapi juga tripod, walker, dan alat bantu dengar.

“Penyerahan dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama sebanyak 100 unit dan tahap kedua 30 unit alat bantu kesehatan,” jelasnya.

Ia berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup penerima.
“Dengan adanya alat bantu, warga penyandang disabilitas bisa lebih mudah beraktivitas, berpartisipasi dalam kehidupan sosial, serta menjalani kehidupan lebih produktif dan bermartabat,” imbuhnya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here