
BADUNG, KEN-KENKHABARE – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, Rsi Gana, Pedudusan Alit, dan Wraspati Kalpa di Pura Begawan Penyarikan, Banjar Pengalasan, Desa Adat Sading, Kecamatan Mengwi, Minggu (1/11/2026). Kehadiran tersebut menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelestarian adat, agama, dan budaya Bali.
Wabup Bagus Alit Sucipta hadir mewakili Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. Kedatangannya disambut hangat oleh krama Banjar Pengalasan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan salam hangat dari Bupati Badung kepada seluruh krama yang hadir di areal pura.
Di hadapan masyarakat, Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong dan kekompakan krama Banjar Pengalasan dalam mendukung pembangunan serta pelaksanaan karya suci tersebut.
Menurutnya, kebersamaan masyarakat dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan upacara keagamaan merupakan wujud nyata pelestarian tradisi sekaligus warisan penting bagi generasi mendatang.
“Yang paling utama, saya berharap masyarakat melaksanakan rangkaian upacara ini dengan tulus, keluar dari hati yang suci. Dengan kekompakan dan semangat gotong royong, saya yakin seluruh rangkaian karya ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Karya, Nyoman Sugeng Purwanta, menjelaskan bahwa anggaran pelaksanaan karya suci tersebut diperkirakan mencapai Rp600 juta.
Upacara ini bertujuan menyucikan kembali sarana pelinggih dan fasilitas banjar yang telah selesai dibangun. Selain itu, pelaksanaan karya diharapkan semakin memperkuat sradha bhakti serta menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat berdasarkan konsep Tri Hita Karana.
Nyoman Sugeng Purwanta juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung dan seluruh donatur yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya karya tersebut.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, agama, dan budaya di Gumi Keris, Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan dana hibah upakara Tahun Anggaran Induk 2026 sebesar Rp400 juta.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan upacara sekaligus memperkuat keberlanjutan tradisi keagamaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali.
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Badung I Made Rai Wirata, Camat Mengwi, Lurah Sading beserta kepala lingkungan se-Kelurahan Sading, Jero Bendesa Adat Sading beserta prajuru, Ketua LPD Desa Adat Sading, Jero Mangku, Ketua Sekaa Teruna Giri Winangun, serta krama dan Sekaa Teruna Eka Setyabudi Banjar Pengalasan.
Melalui semangat gotong royong dan dukungan berbagai pihak, pelaksanaan karya ini diharapkan tidak hanya memperkuat nilai-nilai spiritual, tetapi juga menjaga kebersamaan serta keharmonisan masyarakat dalam melestarikan adat dan budaya Bali.
Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Prokopimbadung


