Libatkan 125 UMKM, Pasar Rakyat TP PKK Bali 2026 Hadirkan Layanan Publik Gratis di Denpasar

0
1042
Foto: Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama jajaran TP PKK Provinsi Bali dan perangkat daerah mengikuti rapat koordinasi persiapan Pasar Rakyat TP PKK Bali 2026 di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Selasa (3/11/2026).

DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, memastikan kesiapan Kota Denpasar dalam mendukung pelaksanaan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” ke-9 Tahun 2026. Kegiatan yang melibatkan 125 produsen dan pedagang terkurasi ini tidak hanya menjadi wadah pemasaran produk UMKM dan IKM, tetapi juga menghadirkan layanan publik gratis serta bantuan sosial bagi masyarakat.

Kesiapan pelaksanaan kegiatan tersebut dimatangkan melalui rapat koordinasi TP PKK Provinsi Bali bersama TP PKK Kota Denpasar di Ruang Mahottama, Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Selasa (3/11/2026).

Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” dijadwalkan berlangsung pada Jumat (13/11/2026), mulai pukul 06.00 WITA hingga selesai, bertempat di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Agung, Denpasar.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Kepala DPMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dari Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar, pengurus TP PKK Provinsi Bali, serta produsen, pedagang, dan pelaku industri kecil dan menengah (IKM). Rapat dipandu Staf Ahli TP PKK Provinsi Bali, Putu Anom Agustina.

Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan bahwa TP PKK Kota Denpasar siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan pasar rakyat tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi berbagai pihak untuk memberikan ruang kepada pelaku UMKM dan IKM dalam memperkenalkan sekaligus memasarkan produk unggulannya kepada masyarakat.

Dukungan juga melibatkan Pemerintah Kota Denpasar beserta OPD terkait, Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, Dinas PMD Kota Denpasar, serta BPD Cabang Kota Denpasar.

Selain pelaku usaha, aparatur sipil negara (ASN) dan organisasi wanita juga akan dilibatkan untuk menyemarakkan kegiatan tersebut.

Didampingi Kepala Dinas PMD Kota Denpasar I Wayan Yusswara dan Sekretaris II TP PKK Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari, Antari Jaya Negara berharap pasar rakyat ini tidak sekadar menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang pemberdayaan ekonomi lokal dan penguatan solidaritas sosial.

“Dengan semangat berbelanja sekaligus berbagi, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM, memperluas akses pelayanan publik, serta menghadirkan kepedulian dan kebahagiaan bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Gelar Dharma Shanti Nyepi 2026, Jaya Negara Tekankan Harmoni dan Persaudaraan

Selain menjadi ruang promosi produk lokal, Pasar Rakyat TP PKK Bali 2026 akan menghadirkan berbagai layanan gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, bursa kerja, pelayanan administrasi kependudukan, konseling keliling atau mobile counseling, hingga vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan.

Kehadiran berbagai layanan ini diharapkan memudahkan masyarakat mengakses pelayanan sekaligus menjadikan kegiatan pasar rakyat sebagai ruang interaksi yang memberikan manfaat lebih luas.

Sementara itu, Kepala DPMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata menjelaskan bahwa penyelenggaraan pasar rakyat tahun ini tidak hanya berorientasi pada aktivitas jual beli, tetapi juga mengedepankan pemberdayaan ekonomi masyarakat, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Sebanyak 125 produsen dan pedagang terkurasi akan berpartisipasi. Peserta terdiri atas pelaku UMKM, IKM, pengecer, serta stan kuliner yang melibatkan Bali Chef Community.

Beragam produk akan ditawarkan kepada masyarakat, mulai dari kuliner, hasil pertanian dan perikanan, hingga berbagai produk olahan lainnya.

Untuk mendukung partisipasi pelaku usaha, panitia menyediakan fasilitas berjualan secara gratis. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran kegiatan sekaligus menciptakan suasana pasar yang tertib, bersih, dan nyaman.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Apresiasi Kreativitas Warga Banjar Pande, Parade Babi Guling Semarakkan HUT ke-81 RI

Panitia juga menerapkan prinsip ramah lingkungan dengan melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai dan styrofoam di area kegiatan. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Aspek kepedulian sosial turut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” ke-9 Tahun 2026.

Panitia menyiapkan bantuan bagi 100 penerima manfaat dari masyarakat kurang mampu yang mengacu pada data kelompok desil 1 hingga 5.

Setiap paket bantuan direncanakan berisi beras sebanyak 20 kilogram, dua kerat telur, satu liter minyak tanusan, serta paket kebutuhan pokok lainnya.

Melalui perpaduan aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan bantuan sosial, pasar rakyat ini diharapkan mampu memperluas akses pemasaran bagi pelaku usaha lokal sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sinergi TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kota Denpasar, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Semangat “Berbelanja dan Berbagi” diharapkan dapat memperkuat ekonomi lokal sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan kesadaran menjaga lingkungan.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Humaspemkotdps
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here