Pasar Kendaraan Listrik Menguat di Gianyar, BYD Bipo Gianyar Catat Penjualan 30 Unit Sejak Dibuka

0
1035
Foto: Made Gilang Sales Manager BYD Bipo Gianyar.

GIANYAR, KEN-KENKHABARE – Saat kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di Bali beberapa waktu lalu turut menjadi perhatian pelaku industri otomotif, termasuk pasar kendaraan listrik. Di tengah situasi tersebut, BYD Bipo Gianyar mencatat adanya enam pemesanan kendaraan dalam sehari.

Made Gilang, Sales Manager BYD Bipo Gianyar, menyampaikan bahwa pemesanan tersebut terjadi di tengah perhatian masyarakat terhadap alternatif kendaraan berbasis listrik. Pasar BYD di wilayah Gianyar, menurutnya, banyak berasal dari kawasan Ubud dan sekitarnya.

BYD Bipo Gianyar yang mulai beroperasi pada September 2026 itu mencatat penjualan sebanyak 30 unit hingga Oktober 2026. Model yang terjual terdiri atas BYD Atto 1 dan BYD M6.

“Saat terjadi antrean BBM selam hampir seminggu ada enam konsumen yang melakukan pemesanan BYD di tempat kami,” ujar Made Gilang, ditemui saat melaksanakan upacara mecaru (31/10/2026) di showroom BYD Bipo Gianyar.

Capaian tersebut menjadi gambaran awal penerimaan pasar terhadap kendaraan listrik di wilayah Gianyar. Meski demikian, angka pemesanan harian dan penjualan kumulatif merupakan indikator yang berbeda, sehingga tidak serta-merta menunjukkan bahwa seluruh pemesanan dipicu oleh isu kelangkaan BBM.

Baca Juga:  Kupas Tuntas Keunggulan Desain Suzuki Burgman Street 125EX, Produk Skutik Yang Dipasarkan Secara Global

Kawasan Ubud dan Gianyar menjadi pasar yang banyak dilayani BYD Bipo Gianyar. Karakter wilayah yang memiliki aktivitas pariwisata dan mobilitas masyarakat menjadi salah satu konteks penting bagi perkembangan pasar kendaraan listrik di daerah tersebut.

Di tengah isu pasokan BBM, kendaraan listrik dapat menjadi salah satu alternatif mobilitas karena tidak menggunakan bensin atau solar untuk menggerakkan kendaraannya. Namun, penggunaannya tetap membutuhkan dukungan infrastruktur pengisian daya dan akses listrik yang memadai.

“Kami melakukan safety riding dengan mengedukasi konsumen mengenai cara pengisian daya, fasilitas pengisian di rumah, serta ketersediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU),” ungkapnya.

Pertumbuhan pemesanan kendaraan listrik juga perlu diikuti kesiapan fasilitas pengisian daya. Konsumen perlu memperoleh informasi yang jelas mengenai pilihan pengisian di rumah, fasilitas di dealer, serta SPKLU yang dapat digunakan dalam perjalanan.

Baca Juga:  Tim SCRAP FEB Unud Raih Medali Emas di Ajang WICE 2025 Malaysia

Kesiapan infrastruktur tersebut penting, terutama bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk aktivitas sehari-hari maupun pelaku usaha di kawasan pariwisata seperti Ubud.

Di tengah dinamika pasokan BBM, perkembangan pasar kendaraan listrik di Gianyar menjadi salah satu hal yang menarik untuk dicermati.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan 
Reporter: Tim ken-kenkhabare
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here