
TABANAN, KEN-KENKHABARE – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mendorong komunitas otomotif, khususnya VW Safari Tabanan, berkontribusi dalam pengembangan pariwisata daerah. Selain menjadi wadah bagi para pencinta otomotif klasik, komunitas diharapkan mampu menjadi mitra promosi potensi lokal sekaligus memperkuat posisi Tabanan sebagai ruang berkumpul dan berkolaborasi bagi berbagai komunitas.
Dukungan tersebut disampaikan Sanjaya saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 VW Safari Tabanan di Taman Perjuangan Singasana Tabanan, Kamis (29/10/2026).
Kehadiran Bupati Sanjaya menambah semarak perayaan tersebut. Ia tiba di lokasi dengan mengendarai mobil Willys dari rumah jabatan, menunjukkan kedekatannya dengan dunia otomotif dan semangat kebersamaan bersama komunitas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Tabanan, anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah terkait, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tabanan, pengelola daya tarik wisata, tokoh otomotif, perwakilan komunitas otomotif, serta anggota VW Safari Tabanan beserta keluarga dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sanjaya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan membuka ruang publik bagi berbagai komunitas untuk berkumpul, berkreasi, dan menyelenggarakan kegiatan positif. Pemanfaatan ruang tersebut diharapkan dapat memperkuat interaksi sosial sekaligus mendorong aktivitas komunitas yang bermanfaat bagi daerah.
“Jadikan Tabanan ini sebagai titik kumpul seluruh komunitas, baik dari Tabanan maupun Bali. Komunitas apa pun silakan memanfaatkan ruang-ruang yang sudah disediakan pemerintah untuk berkegiatan. Saya izinkan demi komunitas tercinta dan Kabupaten Tabanan dengan tetap menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan bersama,” ungkapnya.
Sanjaya juga mengajak anggota VW Safari, terutama pengemudi angkutan wisata, untuk ikut memperkenalkan sejarah dan potensi lokal kepada wisatawan yang berkunjung ke Tabanan.
Menurutnya, pengalaman wisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan destinasi, tetapi juga oleh pengetahuan dan cerita mengenai sejarah, budaya, serta identitas daerah. Karena itu, pengemudi wisata dapat mengambil peran sebagai penyampai informasi yang membantu wisatawan mengenal Tabanan lebih dekat.
“Ketika mengajak wisatawan berkeliling Tabanan, jangan hanya menunjukkan keindahan destinasi wisata, tetapi ceritakan juga sejarah dan potensi daerah kita. Dengan begitu, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan Tabanan, tetapi juga membawa pulang pengalaman dan cerita yang berkesan,
Ketua VW Safari Tabanan, I Gusti Ngurah Raka Diputra, mengatakan peringatan HUT ke-11 mengusung tema VW Safari Tabanan Mendukung Tabanan sebagai Titik Kumpul.
Ia menegaskan bahwa komunitas tidak hanya menjadi tempat berkumpul bagi orang-orang yang memiliki hobi serupa, tetapi juga berpotensi menjadi kekuatan sosial, mitra pembangunan, penggerak ekonomi, dan sarana promosi potensi daerah.
“Komunitas bukan hanya tempat berkumpulnya orang-orang dengan hobi yang sama, tetapi juga dapat menjadi kekuatan sosial, mitra pembangunan, penggerak ekonomi, dan bagian dari promosi potensi daerah. Kami berharap VW Safari dapat menjadi salah satu ikon angkutan wisata khas Tabanan yang dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujarnya.
Menurut Raka Diputra, kendaraan VW Safari memiliki daya tarik tersendiri sebagai mobil klasik yang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Untuk mendukung potensi tersebut, komunitas berkomitmen menjaga kondisi kendaraan, keselamatan perjalanan, kebersihan, dan keramahan pelayanan.
VW Safari Tabanan juga berupaya memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pengelola daya tarik wisata, serta pelaku usaha pariwisata agar keberadaan komunitas dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi daerah.
Peringatan HUT ke-11 VW Safari Tabanan turut diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian pakan kepada kera di Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan konvoi kendaraan atau rolling thunder yang melintasi sejumlah wilayah di Tabanan, termasuk Marga, Tunjuk, dan Desa Beng, sebelum menuju pusat Kota Tabanan.
Melalui peringatan tersebut, VW Safari Tabanan berharap dapat terus berkembang sebagai komunitas otomotif yang tidak hanya menjaga eksistensi kendaraan klasik, tetapi juga berkontribusi dalam promosi pariwisata, kegiatan sosial, dan penguatan kolaborasi antarkomunitas di Kabupaten Tabanan.
Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Prokopimtabanan


