Pemkot Denpasar Bagikan Nasi Bungkus dan Air Mineral Gratis kepada Warga yang Antre BBM

0
1084
Foto: Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya bersama jajaran perangkat daerah dan PMI Kota Denpasar melaksanakan Gerakan Peduli Antrean BBM dengan membagikan bantuan serta memberikan layanan kesehatan di sejumlah SPBU, (16/10/2026).

DENPASAR, KEN-KENKHABARE — Pemerintah Kota Denpasar menggelar Gerakan Peduli Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan membagikan nasi bungkus dan air mineral gratis kepada masyarakat yang mengantre di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Jumat (16/10/2026). Pemkot juga menyiagakan layanan kesehatan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar untuk membantu masyarakat dan petugas SPBU yang mengalami kelelahan.

Gerakan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, dengan melibatkan jajaran perangkat daerah dan KORPRI Kota Denpasar. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang harus menunggu antrean BBM serta petugas SPBU yang tetap bekerja ekstra untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Eddy Mulya bersama jajaran menyapa dan berbincang langsung dengan warga. Pembagian nasi bungkus dan air mineral dilakukan di sejumlah SPBU, antara lain SPBU Hayam Wuruk, Jalan Badak Agung, Jalan Ahmad Yani, serta beberapa lokasi lainnya di wilayah Kota Denpasar.

Selain membantu masyarakat yang mengantre, Pemkot Denpasar memberikan perhatian khusus kepada petugas SPBU yang mengalami kelelahan akibat jam kerja lebih panjang. Melalui PMI Kota Denpasar, layanan kesehatan disiagakan untuk memberikan pertolongan kepada petugas maupun masyarakat yang membutuhkan.

Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, mengatakan gerakan tersebut dilaksanakan atas izin dan arahan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara serta Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa.

“Pada hari ini, melalui KORPRI Kota Denpasar bersama seluruh perangkat daerah, kami bergerak ke sejumlah SPBU yang melayani distribusi BBM. Dari hasil pemantauan, masyarakat masih terlihat mengantre. Kami berharap distribusi BBM kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan situasi ini segera teratasi,” ujarnya.

Menurut Eddy Mulya, gerakan tersebut bertujuan memberikan semangat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama menunggu antrean.

“Kami hadir untuk memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat melalui gerakan peduli dengan membagikan air mineral dan nasi bungkus. Kami juga menyiagakan tim medis melalui PMI Kota Denpasar di sejumlah SPBU untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat maupun petugas yang membutuhkan,” jelasnya.

Petugas SPBU yang Kelelahan Mendapat Penanganan

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah SPBU di Jalan Badak Agung, kawasan Renon, Kelurahan Sumerta Kelod. Di lokasi tersebut, seorang petugas SPBU mendapatkan pelayanan kesehatan dari PMI Kota Denpasar setelah mengalami kondisi lemas akibat bekerja lembur.

Baca Juga:  Sekda Eddy Mulya Hadiri Prima Fun Run HUT ke-81 TNI, Dorong Semangat Hidup Sehat

Eddy Mulya mengatakan petugas SPBU juga perlu mendapatkan perhatian karena berperan penting menjaga pelayanan BBM tetap berjalan di tengah meningkatnya antrean.

“Petugas SPBU juga perlu mendapatkan perhatian karena telah bekerja keras, bahkan hingga lembur untuk melayani masyarakat. Kami berharap mereka tetap menjaga kesehatan, mendapatkan waktu istirahat yang cukup, serta memperoleh asupan vitamin. Harapan kami, masyarakat yang mengantre tetap sehat, petugas yang melayani juga sehat, dan distribusi BBM di Kota Denpasar dapat segera kembali lancar,” ungkapnya.

Terkait distribusi BBM, Eddy Mulya menegaskan Pemkot Denpasar terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Pertamina. Koordinasi tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar distribusi sekaligus mendorong langkah-langkah yang meringankan beban masyarakat.

Sementara itu, Komang Ayu, salah seorang petugas SPBU di Jalan Badak Agung, Renon, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan pelayanan kesehatan yang diberikan PMI Kota Denpasar.

Ia mengaku mengalami kelelahan hingga lemas setelah bekerja lembur sejak Selasa, dengan jadwal kerja dari pukul 14.00 WITA hingga pukul 02.00 WITA dini hari.

Baca Juga:  Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri Hadiri Penutupan Bulan Bung Karno di Bali

“Terima kasih kepada PMI Kota Denpasar maupun seluruh jajaran Pemkot Denpasar yang sudah memberikan pelayanan kesehatan. Saya merasa lemas karena sudah bekerja lembur sejak hari Selasa, dari pukul 14.00 WITA sampai pukul 02.00 WITA dini hari. Selama bekerja dengan durasi normal, baru kali ini saya mengalami situasi seperti ini,” ungkapnya.

Komang Ayu menuturkan, meningkatnya kebutuhan pelayanan membuat dirinya harus bekerja lebih lama dari biasanya. Ia bahkan mengaku harus meninggalkan anaknya yang baru berusia tujuh tahun sendirian di tempat kos di kawasan Panjer demi menjalankan tanggung jawab pekerjaannya.

Melalui Gerakan Peduli Antrean BBM ini, Pemkot Denpasar berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dukungan berupa bantuan makanan, air mineral, serta layanan kesehatan diharapkan dapat membantu warga dan petugas SPBU melewati situasi antrean BBM, sembari menunggu distribusi kembali berjalan lancar.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Humaspemkotdps
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here