Bunda Anti Narkoba Badung Gencarkan P4GN lewat Pagelaran Seni Budaya

0
1043
Foto: Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri sosialisasi P4GN melalui Pagelaran Seni Budaya di SMP Negeri 5 Abiansemal, Kamis (15/10/2026).

BADUNG, KEN-KENKHABARE — Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda melalui pendekatan seni dan budaya. Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dalam bentuk Pagelaran Seni Budaya di SMP Negeri 5 Abiansemal, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Badung beserta jajaran, Kepala SMP Negeri 5 Abiansemal, para guru, serta ratusan siswa.

Baca Juga:  Pertahankan Transparansi, Pemkab Tabanan Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut atas LKPD

Mengusung tema “Informasi dan Edukasi Melalui Pagelaran Seni Budaya P4GN, Bersama Wujudkan Generasi Sehat, Bebas Narkoba, Berbudaya dan Berdaya Saing”, kegiatan ini menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional, mulai dari tarian adat, tabuh gamelan, hingga teater kreatif.

Melalui pertunjukan tersebut, para siswa diajak memahami bahaya penyalahgunaan narkoba dengan pendekatan yang interaktif sekaligus dekat dengan kehidupan dan budaya lokal.

Dalam sambutannya, Rasniathi Adi Arnawa mengapresiasi pihak sekolah, tenaga pendidik, dan siswa yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan edukatif tersebut. Menurutnya, pelestarian seni dan budaya dapat menjadi sarana membangun karakter sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi generasi muda dari ancaman narkotika.

“Seni dan budaya adalah warisan paling berharga yang kita miliki di Bali. Ketika kita mencintai budaya, kita sedang membangun fondasi karakter yang kuat. Karakter yang kokoh inilah yang akan melindungi anak-anak kita dari godaan narkoba. Masa depan yang cerah dimulai dari diri yang sehat, bebas narkoba, dan berbudaya luhur,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan lembaga pendidikan sebagai salah satu benteng utama dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Untuk itu, sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat perlu diperkuat agar edukasi tentang bahaya narkoba dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Lepas Kontingen Pramuka Denpasar ke Jambore Nasional 2026, Perkuat Karakter Generasi Muda

Melalui kegiatan ini, pesan pencegahan penyalahgunaan narkotika diharapkan semakin dipahami oleh generasi muda di Badung. Pendekatan berbasis seni dan budaya diharapkan mampu mendukung terbentuknya lingkungan sekolah yang sehat, memperkuat karakter siswa, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjauhi narkoba.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here