131 Pelaku Usaha Ramaikan Pasar Rakyat Badung, 100 Warga Prasejahtera Terima Bantuan

0
1021
Foto: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan jajaran menghadiri Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi ke-8 Tahun 2026 di Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Jumat (9/10/2026).

BADUNG, KEN-KENKHABARE – Pasar rakyat tak sekadar menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang berbagi dan menggerakkan ekonomi lokal. Kabupaten Badung menjadi tuan rumah kegiatan Berbelanja dan Berbagi ke-8 Tahun 2026 yang melibatkan 131 pelaku usaha lokal sekaligus menyalurkan bantuan sosial pangan kepada 100 warga prasejahtera.

Kegiatan yang digelar Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali bersama TP PKK Kabupaten Badung tersebut berlangsung di area Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Jumat (9/10/2026).

Acara dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Sekretaris Daerah Badung Ida Bagus Surya Suamba, serta jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Bali dan pejabat terkait.

Kegiatan ini memadukan dua agenda utama, yakni membantu masyarakat yang membutuhkan dan membuka ruang pemasaran bagi petani, UMKM, produsen pangan olahan, serta pelaku usaha kuliner lokal.

Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, menegaskan bahwa kegiatan Berbelanja dan Berbagi tidak hanya berorientasi pada aktivitas jual-beli. Program tersebut juga menjadi wujud kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan sekaligus upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Ini bukan sekadar ruang transaksi jual-beli, tetapi kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan untuk masyarakat,” ujarnya.

Pada pelaksanaan kali ini, bantuan sosial pangan diberikan kepada 100 warga prasejahtera yang tersebar di enam wilayah Kabupaten Badung.

Baca Juga:  Metatah Massal Desa Dangin Puri Kaja Diikuti 42 Peserta, Wawali Arya Wibawa Apresiasi Semangat Gotong Royong

Rinciannya meliputi 30 warga Desa Darmasaba, 30 warga Kelurahan Sempidi, 27 warga Kelurahan Kapal, tujuh warga Kelurahan Dalung, tiga warga Desa Kuwum, dan tiga warga Kelurahan Kerobokan Kaja.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendukung masyarakat yang membutuhkan.

Di sisi pemberdayaan ekonomi, pasar rakyat ini melibatkan 131 pelaku usaha lokal dengan komposisi yang beragam.

Sebanyak 39 pelaku UMKM, 28 produsen produk pertanian dan pangan olahan, serta 64 pelaku usaha kuliner ikut memasarkan produk mereka kepada masyarakat.

Keterlibatan para pelaku usaha tersebut membuka kesempatan bagi produsen lokal untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada konsumen. Pola pemasaran ini juga dinilai dapat memperpendek jalur distribusi sehingga memberikan peluang keuntungan yang lebih besar bagi produsen.

Melalui kegiatan pasar rakyat, produk pertanian, pangan olahan, dan kuliner lokal memperoleh ruang promosi sekaligus kesempatan memperluas jangkauan pasar.

Baca Juga:  Ketua Dekranasda Denpasar Hadiri Syukuran HUT ke-46 Dekranas, Perkuat Komitmen Pembinaan Perajin Berdaya Saing Global

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengapresiasi jajaran TP PKK Kabupaten Badung yang menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa gerakan Berbelanja dan Berbagi merupakan komitmen berkelanjutan yang telah diinisiasi sejak periode kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster. Gerakan ini mendorong kepedulian sosial sekaligus membangun kebiasaan masyarakat untuk menghargai produk lokal.

Menurut Putri Koster, membeli produk lokal bukan hanya aktivitas ekonomi, melainkan juga bentuk dukungan terhadap karya masyarakat dan keberlanjutan budaya Bali. Sementara itu, berbagi menjadi wujud kepedulian kepada sesama.

“Konsep ‘Berbelanja dan Berbagi’ mengandung makna yang sangat dalam. Berbelanja produk lokal berarti kita menghargai karya anak bangsa dan menjaga kelestarian budaya. Sementara berbagi adalah wujud kemanusiaan yang luhur,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesejahteraan masyarakat dapat dibangun melalui semangat saling menguatkan, dengan masyarakat yang mampu membantu mereka yang membutuhkan dan bantuan diarahkan agar penerimanya semakin mandiri.

Kolaborasi TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten Badung melalui kegiatan ini mempertemukan kepedulian sosial dengan upaya pemberdayaan ekonomi lokal.

Di satu sisi, bantuan pangan menjangkau warga prasejahtera. Di sisi lain, keterlibatan pelaku usaha memberikan kesempatan untuk memasarkan produk dan memperluas interaksi langsung dengan konsumen.

Melalui gerakan Berbelanja dan Berbagi, sinergi pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus mendorong kemandirian ekonomi serta memperkuat pemerataan kesejahteraan di Kabupaten Badung dan Bali.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: ProkopimBdg
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here