Wali Kota Jaya Negara Ngayah Nyangging Serangkaian Metatah Massal PHDI Denpasar

0
1060
Foto: Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara turut ngayah sebagai sangging dalam pelaksanaan Metatah Massal PHDI Kota Denpasar di Pura Agung Lokanatha Denpasar, Sabtu (3/10/2026).

DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara turut ngayah nyangging dalam pelaksanaan Metatah Massal yang digelar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar di Pura Agung Lokanatha Denpasar, Sabtu (3/10/2026).

Keterlibatan Jaya Negara sebagai sangging menjadi bentuk kebersamaan sekaligus kepedulian dalam membantu masyarakat melaksanakan upacara keagamaan. Kegiatan tersebut juga dihadiri Anggota DPD RI Dapil Bali I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang turut ngayah sebagai sangging.

Metatah massal kali ini diikuti 157 peserta. Selain metatah, rangkaian kegiatan juga meliputi upacara Menek Kelih yang diikuti 107 peserta serta Mewinten Saraswati dengan 35 peserta.

Jaya Negara mengatakan, keterlibatannya sebagai sangging merupakan bagian dari ngayah sekaligus wujud kebersamaan bersama masyarakat dalam pelaksanaan yadnya.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan dan gotong royong dalam meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan yadnya. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan lancar dan mendapatkan kerahayuan,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Apresiasi Peken Jasindo 2026, Dorong UMKM Tabanan Naik Kelas

Menurutnya, pelaksanaan metatah massal tidak hanya menjadi sarana menjalankan kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki makna dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai agama Hindu serta memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Pemerintah Kota Denpasar, kata Jaya Negara, akan terus mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan, adat, dan budaya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Bali.

Sementara itu, Ketua PHDI Kota Denpasar I Made Arka menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi Jaya Negara yang turut ngayah sebagai sangging dalam pelaksanaan metatah massal.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

“Melalui pelaksanaan Metatah Massal, Menek Kelih, dan Mewinten Saraswati, PHDI Kota Denpasar berharap seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung dengan lancar dan khidmat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga keberlangsungan adat, agama, dan budaya Bali di tengah kehidupan masyarakat,” ujar Made Arka.

Baca Juga:  Sidang Kasus Chromebook, JPU Sebut Dalih Diskresi Justru Menguatkan Dakwaan

Pelaksanaan metatah massal tersebut menjadi salah satu bentuk kegiatan keagamaan yang mempertemukan semangat ngayah, gotong royong, dan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran tokoh pemerintahan dan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut turut memperkuat kebersamaan dalam menjaga keberlangsungan adat, agama, dan budaya Bali.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: HumasPemkotDps
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here