Wamenkomdigi: Kedaulatan Digital Dimulai dari Konektivitas yang Bermanfaat

0
1042
Foto: Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo saat menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 di Halaman Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Minggu (27/9/2026).

BANDUNG, KEN-KENKHABARE – Pembangunan konektivitas digital di Indonesia tidak cukup hanya memastikan masyarakat terhubung dengan jaringan internet. Lebih dari itu, konektivitas harus memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat, mulai dari memperluas akses pendidikan, membuka pasar bagi UMKM, mempermudah pelayanan publik hingga menciptakan peluang ekonomi.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo saat menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 di Halaman Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Minggu (27/9/2026).

“Yang perlu terus kita tanyakan bukan hanya seberapa jauh Indonesia telah terhubung, tetapi apa yang berubah setelah masyarakat itu terhubung,” ujar Angga Raka Prabowo.

Menurutnya, manfaat konektivitas merupakan bagian penting dari transformasi digital Indonesia. Pembangunan infrastruktur digital harus berjalan beriringan dengan perluasan peluang ekonomi, penguatan inovasi serta pembangunan ekosistem digital yang aman dan terpercaya.

Baca Juga:  Sekda Alit Wiradana Hadiri Karya Ngenteg Linggih, Pedudusan Alit Griya Kongco Dwipayana, Tanah Kilap

Ia menekankan, keberhasilan transformasi digital tidak semata-mata dilihat dari pembangunan jaringan dan infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga dari perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Apakah anak-anak memperoleh akses belajar yang lebih baik? Apakah UMKM mendapatkan pasar yang lebih luas? Apakah masyarakat semakin mudah memperoleh layanan publik? Dan apakah teknologi membuka lebih banyak kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan?” tegasnya.

Angga mengatakan penguatan kedaulatan digital Indonesia membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, industri dan seluruh insan pos, telekomunikasi, serta informatika (postel).

Pemerintah memiliki peran dalam menyiapkan arah kebijakan dan ekosistem. Sementara industri berperan menghadirkan investasi dan inovasi, sedangkan insan postel memastikan teknologi yang dikembangkan benar-benar hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:  Putu Krisna Hariyuda, dan Ni Kadek Saika Shira Shankari Dinobatkan Sebagai Teruna Teruni 2024

“Kedaulatan digital tidak dibangun pemerintah sendirian. Pemerintah menyiapkan arah dan ekosistemnya. Industri menghadirkan investasi dan inovasi. Sementara seluruh insan postel memastikan teknologi benar-benar hadir dan bekerja untuk masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi semakin penting seiring dengan meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap teknologi digital dalam berbagai aktivitas kehidupan.

Transformasi digital juga perlu diarahkan agar tidak hanya menghasilkan pertumbuhan infrastruktur, tetapi mampu menciptakan ekosistem yang produktif, inklusif, aman dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 juga menjadi momentum untuk mengingat kembali sejarah perjuangan para pemuda Indonesia dalam mempertahankan dan mengambil alih sarana komunikasi setelah Proklamasi Kemerdekaan.

Delapan puluh satu tahun lalu, para pemuda Indonesia mengambil alih jawatan pos, telegraf dan telepon di Bandung dari pemerintahan Jepang.

Semangat tersebut, menurut Angga, memiliki relevansi dengan tantangan Indonesia saat ini. Jika dahulu perjuangan dilakukan untuk menguasai sarana komunikasi sebagai bagian dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan, kini tantangannya adalah memastikan Indonesia mampu menguasai dan memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk kepentingan bangsa.

Baca Juga:  Peringatan Hari Koperasi ke-76 Tahun 2023, Mewujudkan Cita-cita Keadilan Sosial Melalui Koperasi Modern

“Tugas kita sekarang adalah memastikan Indonesia mampu membangun, menguasai, dan memanfaatkan kemajuan digital untuk kepentingan bangsa dan negara,” katanya.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat konektivitas sekaligus memastikan teknologi memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Mari terus bergerak bersama, menghubungkan Indonesia, memberdayakan masyarakat, dan menjaga ruang digital kita,” pungkasnya.

Reporter: Larty
Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here