Bupati Sanjaya Hadiri Bhakti Penganyar Pemkab Tabanan di Pura Penataran Agung Lempuyang Madya

0
1034
Foto: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengikuti persembahyangan Bhakti Penganyar Pemkab Tabanan dalam rangkaian Karya Melaspas, Mendem Pedagingan lan Pujawali Catur ring Pura Penataran Agung Lempuyang Madya, Desa Lempuyang, Karangasem, bertepatan dengan Rahina Purnama Kapat, Sabtu (26/9/2026).

KARANGASEM, KEN-KENKHABARE – Nuansa sradha bhakti dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Karya Melaspas, Mendem Pedagingan lan Pujawali Catur ring Pura Penataran Agung Lempuyang Madya, Desa Lempuyang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Sabtu (26/9/2026).

Bertepatan dengan Rahina Purnama Kapat, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., hadir mengikuti persembahyangan Bhakti Penganyar Pemerintah Kabupaten Tabanan sebagai wujud bhakti sekaligus dukungan terhadap pelestarian adat, agama dan budaya Bali.

Bupati Sanjaya didampingi Sekretaris Daerah serta pimpinan perangkat daerah terkait dan staf. Kehadiran jajaran Pemkab Tabanan tersebut menjadi bentuk komitmen dalam mendukung pelaksanaan karya keagamaan, termasuk penataan dan penyempurnaan sarana prasarana di Pura Penataran Agung Lempuyang Madya.

Turut hadir Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Enik Ermawati, Wakil Gubernur Bali Giri Prasta, Wakapolda Bali, anggota DPD RI, anggota DPR RI, serta undangan terkait lainnya.

Dalam rangkaian karya tersebut, Bupati Sanjaya turut mengikuti prosesi Mendem Pedagingan di kawasan Pura Luhur Lempuyang, khususnya di kawasan Batu Payogan Dukuh.

Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian upacara setelah dilaksanakannya penataan dan penyempurnaan pura. Mendem Pedagingan merupakan bagian penting dalam rangkaian upacara yang berkaitan dengan pengembalian fungsi, kesucian dan kelengkapan niskala pura sebagai tempat suci.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Apresiasi Gotong Royong Krama Kepaon Sukseskan Karya Baligia Punggel dan Mepandes

Momentum tersebut sekaligus memperkuat keberadaan Pura Luhur Lempuyang sebagai bagian penting dalam kehidupan spiritual masyarakat Bali.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rangkaian karya dan Pujawali tersebut.

Menurutnya, penataan dan penyempurnaan pura tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan secara fisik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keberadaan tempat suci sekaligus mempertahankan tradisi dan nilai-nilai spiritual yang diwariskan para leluhur.

Pelaksanaan karya juga mencerminkan semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga keberlangsungan adat dan agama Bali.

Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Enik Ermawati dalam sambutannya mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga keajegan Bali melalui semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Pesan tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan penanaman bambu yang dilaksanakan setelah rangkaian persembahyangan.

Penanaman bambu menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian alam Bali sekaligus mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pelaksanaan kegiatan keagamaan, kehidupan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Melalui pelaksanaan Bhakti Penganyar tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap rangkaian Karya Melaspas, Mendem Pedagingan lan Pujawali Catur ring Pura Penataran Agung Lempuyang Madya dapat berlangsung lancar serta membawa kerahayuan bagi seluruh umat.

Baca Juga:  Gubernur Koster Apresiasi Gerakan Tanam Mangrove Inisiatif Kemendagri, Sejalan dengan Program Pemprov Bali

Momentum Purnama Kapat tersebut juga diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama untuk menjaga kesucian tempat suci, melestarikan adat dan budaya, serta mempertahankan semangat sradha bhakti dan gotong royong dalam kehidupan masyarakat Bali.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Prokopimtabanan
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here