
DENPASAR, KEN-KEN – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Upacara Melaspas Pura Banjar Ratu Begawan Penyarikan, Bale Kulkul lan Bale Panjang di Banjar Dukuh Pesirahan, Desa Adat Pedungan, Kamis (11/6).
Upacara tersebut dilaksanakan setelah proses renovasi bangunan wantilan tuntas dilakukan dengan dukungan bantuan hibah dari Pemerintah Kota Denpasar.
Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya; Anggota DPRD Kota Denpasar, A.A. Ngurah Gede Wirawan; Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, I.B. Alit Surya Antara; serta undangan lainnya.
Manggala Karya, Wayan Gede Mertanadi, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan semua pihak dalam pelaksanaan Upacara Melaspas Pura Banjar Ratu Begawan Penyarikan, Bale Kulkul lan Bale Panjang.
Ia secara khusus mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Denpasar yang telah membantu kelancaran renovasi hingga pelaksanaan upacara melaspas.
“Kami atas nama pengempon pura mengucapkan terima kasih atas dukungan dan sumbangsih semua pihak, terutama Pemkot Denpasar dalam menyukseskan acara melaspas Pura Banjar Ratu Begawan Penyarikan, Bale Kulkul lan Bale Panjang,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, usai rangkaian upakara digelar, menyampaikan apresiasi atas semangat krama Banjar Dukuh Pesirahan.
Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan krama menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan adat, budaya, dan kehidupan sosial kemasyarakatan di Kota Denpasar.
Arya Wibawa berharap keberadaan bangunan baru tersebut dapat memberikan manfaat bagi krama, khususnya dalam menunjang berbagai kegiatan adat, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.
Selain itu, bangunan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat persatuan serta menumbuhkan semangat menyama braya di lingkungan Banjar Dukuh Pesirahan.
“Kami dari Pemerintah Kota Denpasar memberikan apresiasi atas semangat gotong royong krama Banjar Dukuh Pesirahan. Semoga bangunan baru ini bisa memberi kemanfaatan dalam menunjang kegiatan adat dan keagamaan, serta meningkatkan persatuan dan rasa menyama braya krama dan juga pengempon pura,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan upacara melaspas ini, krama Banjar Dukuh Pesirahan diharapkan semakin mantap dalam menjaga kesucian parahyangan, memperkuat sradha bhakti, serta melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Bali.
Dukungan Pemkot Denpasar terhadap pembangunan fasilitas adat dan keagamaan juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat harmoni sekala dan niskala di tengah masyarakat.
Editor: Ken


