
BADUNG, KEN-KENKHABARE — Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Bali I Made Ariandi menghadiri peresmian Customs Payment Point (CPP) dan penggunaan Smart EDC pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) Ngurah Rai, Selasa (22/9/2026).
Inovasi layanan tersebut dihadirkan untuk mendukung optimalisasi, transparansi dan inovasi berkelanjutan dalam pembayaran Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) bagi penumpang atau pengguna jasa di area kedatangan internasional Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
KPPBC TMP Ngurah Rai menginisiasi penambahan layanan penerimaan negara melalui Customs Payment Point (CPP) sebagai bagian dari upaya memberikan kemudahan dalam proses pembayaran kewajiban kepabeanan dan perpajakan bagi pengguna jasa.
Kehadiran CPP dan Smart EDC menjadi bagian dari pengembangan layanan pembayaran yang diarahkan agar proses penerimaan negara semakin mudah, transparan dan efisien.
Layanan tersebut secara khusus menyasar kebutuhan pembayaran Bea Masuk dan PDRI yang muncul dalam aktivitas kepabeanan penumpang di area kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Dengan adanya fasilitas pembayaran di area pelayanan, pengguna jasa dapat memperoleh akses pembayaran yang lebih terintegrasi dengan proses pelayanan kepabeanan.
Kehadiran I Made Ariandi dalam peresmian tersebut menunjukkan perhatian dunia usaha terhadap pengembangan kualitas pelayanan publik, khususnya layanan yang bersinggungan langsung dengan aktivitas perdagangan, pariwisata dan mobilitas internasional di Bali.
Sebagai daerah dengan aktivitas pariwisata dan konektivitas internasional yang tinggi, kualitas layanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung ekosistem ekonomi Bali.
Pengembangan layanan pembayaran kepabeanan yang lebih praktis dan transparan juga dapat memberikan kepastian bagi pengguna jasa dalam memenuhi kewajiban pembayaran Bea Masuk dan PDRI.
Selain CPP, penggunaan Smart EDC menjadi bagian dari inovasi layanan pembayaran yang dikembangkan KPPBC TMP Ngurah Rai.
Pemanfaatan perangkat pembayaran tersebut sejalan dengan kebutuhan digitalisasi layanan publik, terutama untuk mendukung transaksi pembayaran yang lebih praktis dan terdokumentasi.
Inovasi ini juga memperkuat upaya optimalisasi penerimaan negara sekaligus meningkatkan transparansi dalam proses pembayaran kewajiban kepabeanan dan perpajakan.
Peresmian CPP dan penggunaan Smart EDC menjadi bagian dari upaya KPPBC TMP Ngurah Rai untuk terus mengembangkan layanan kepada penumpang dan pengguna jasa.
Dengan adanya fasilitas tersebut, layanan penerimaan negara diharapkan semakin mudah diakses, transparan dan mampu mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat serta aktivitas ekonomi yang semakin dinamis.
Bagi Bali, penguatan kualitas layanan di pintu masuk internasional seperti Bandara I Gusti Ngurah Rai memiliki arti penting karena tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kepabeanan, tetapi juga mendukung kelancaran mobilitas wisatawan, pelaku usaha dan masyarakat yang melakukan perjalanan internasional.
Penulis: I Nyoman Arta Wirawan
Editor: I Nyoman Arta


