Penancapan Keris Tandai Puncak Peringatan Puputan Badung ke-120

0
1047
Foto: Penancapan keris oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama para penglingsir puri se-Kota Denpasar menjadi simbol puncak peringatan 120 tahun Puputan Badung. Prosesi tersebut berlangsung di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Minggu (20/92026)

DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Penancapan keris oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama para penglingsir puri se-Kota Denpasar menandai puncak peringatan 120 tahun Puputan Badung di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Minggu (20/9/2026) malam.

Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan yang dikemas melalui apel dan penampilan Karya Mahabandana Puputan Badung bertajuk “Mati Tan Pumut Pejah”. Kegiatan berlangsung khidmat dengan mengangkat kembali nilai sejarah serta semangat perjuangan Raja dan rakyat Badung dalam menghadapi kolonialisme Belanda pada 1906.

Kegiatan dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, para penglingsir puri se-Kota Denpasar, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulia, jajaran Forkopimda, LVRI Kota Denpasar, pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar serta undangan lainnya.

Mengenang Perjuangan Raja dan Rakyat Badung

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan sejarah singkat Puputan Badung yang terjadi pada 20 September 1906. Peristiwa tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan rakyat Bali, khususnya Kerajaan Badung, dalam mempertahankan wilayah dan kehormatan dari tekanan kolonial Belanda.

Dalam kesempatan tersebut, mandat dibacakan oleh Penglingsir Puri Denpasar, Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan, Dr. AA Ngurah Agung Wira Bima Wikrama. Ia menegaskan, peringatan Puputan Badung tidak semata-mata menjadi agenda mengenang peristiwa sejarah, tetapi juga momentum memahami nilai perjuangan dan pengorbanan Raja serta rakyat Badung.

Baca Juga:  Puncak Gebyar PAUD Denpasar 2026 Digelar, 300 Lebih Siswa dan Pendidik Tampilkan Kreativitas

“Hari ini kita hadir untuk memperingati sejarah perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa, khususnya Raja dan Rakyat Badung Tahun 1906. Bukan hanya sebagai pertempuran, tetapi sebagai simbol tekad dan semangat juang masyarakat Bali dalam memperjuangkan keadilan melawan Belanda,” ungkapnya.

Jaya Negara: Wariskan Nilai Kepahlawanan kepada Generasi Muda

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, peringatan Puputan Badung setiap 20 September menjadi momentum untuk mengenang peristiwa heroik rakyat Bali, khususnya Kerajaan Badung, yang berjuang hingga titik darah penghabisan atau puputan dalam menghadapi penjajahan Belanda.

Menurutnya, peristiwa 20 September 1906 menunjukkan semangat perjuangan rakyat Bali yang dipimpin Raja Badung, I Gusti Ngurah Made Agung, dalam mempertahankan tanah kelahiran.

“Momentum ini diperingati sebagai tanda semangat sebagai bangsa besar yang tidak pernah melupakan sejarah perjuangan para pendahulunya. Pengorbanan nyawa dan perjuangan para pahlawan yang gugur harus senantiasa kita kenang,” ujar Jaya Negara.

Ia menambahkan, nilai-nilai kepahlawanan dan semangat perjuangan tersebut penting diwariskan kepada generasi muda sebagai bahan refleksi sekaligus inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Sembagi Arutala Denpasar Diangkat di Webinar Nasional KORPRI, Jadi Model Perlindungan Pekerja Rentan

“Nilai-nilai kepahlawanan para pejuang kita harus kita wariskan kepada generasi muda penerus bangsa, sebagai cermin refleksi diri yang patut diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, serta dapat dijadikan inspirasi generasi muda untuk membangun Denpasar yang lebih maju lagi,” katanya.

Peringatan 120 tahun Puputan Badung diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat terhadap sejarah perjuangan, persatuan, nilai kebangsaan, serta jati diri budaya Bali di tengah perkembangan zaman.

Foto: Peringatan 120 tahun Puputan Badung, (20/9/2026).
Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here