Bupati Sanjaya Ikuti Gerdal Hama Tupai, Dukung Peningkatan Produksi Petani Selabih

0
1040
Foto: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama peserta mengikuti Gerakan Pengendalian (Gerdal) Hama Tupai di Desa Selabih, Selemadeg Barat, Tabanan, Minggu (20/9/2026).

TABANAN, KEN-KENKHABARE – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan turun langsung mengikuti Gerakan Pengendalian (Gerdal) Hama Tupai yang digelar Panitia Sabha Desa Adat Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di sejumlah zona tersebut menjadi bentuk kolaborasi masyarakat dan pemerintah dalam membantu petani mengendalikan hama tupai yang selama ini mengganggu tanaman dan hasil pertanian. Selain masyarakat Tabanan, kegiatan ini juga diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Bali hingga Banyuwangi.

Bupati Sanjaya hadir bersama Sekda Tabanan, jajaran pemerintah daerah, tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat. Ia bahkan berbaur bersama peserta dan mengikuti kegiatan pengendalian hama di Zona 41.

“Kegiatan seperti ini merupakan bentuk kebersamaan masyarakat dalam membantu petani mengendalikan hama. Dengan berkurangnya hama tupai, kita harapkan tanaman dan hasil pertanian masyarakat dapat lebih terjaga, sehingga produksi pertanian ke depannya semakin meningkat,” ujar Sanjaya.

Gerdal Hama Tupai tersebut dibagi menjadi 141 zona yang ditentukan melalui undian. Sebanyak 140 regu peserta mengikuti kegiatan, sementara Bupati Sanjaya bersama jajaran berada di Zona 41.

Setiap regu beranggotakan 10 orang sehingga total peserta mencapai sekitar 1.400 orang. Mereka datang dari berbagai wilayah kabupaten/kota se-Bali hingga Banyuwangi.

Baca Juga:  Kepala PMD Dukcapil Bali Buka Pelatihan Posyandu ke-10, 111 Kader Buleleng Diperkuat Dukung Transformasi 6 SPM

Kegiatan juga dikemas dengan berbagai hadiah. Peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp500 ribu per orang. Hadiah utama dari sponsor Agata sebesar Rp5 juta, hadiah undian masing-masing Rp2,5 juta, Rp1,5 juta dan Rp1 juta, serta hadiah Rp500 ribu bagi peserta yang memperoleh tupai terbanyak.

Desa Selabih sendiri merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi pertanian dan perkebunan, antara lain kelapa, kopi, sawo dan kakao. Pengendalian hama secara bersama diharapkan dapat membantu melindungi tanaman sekaligus menjaga produktivitas petani.

Petani Sebut Hama Tupai Sulit Dikendalikan

Salah seorang petani asal Selabih, Wayan Edi, mengatakan hama tupai selama ini cukup mengganggu dan berpotensi mengurangi hasil pertanian.

Ia menyambut baik keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut karena membantu petani mengurangi populasi tupai yang sulit dikendalikan secara mandiri.

“Untuk hama niki, dari petani nike sampun kewalahan tidak sanggup membasmi hama tupai. Sekarang sudah ada semeton-semeton yang membantu, tiang berterimakasih sekali. Harapan ke depan semoga ini bisa berlanjut, semoga hasil pertanian lebih meningkat,” tuturnya.

Sementara itu, Satriya, peserta asal Taman Punggul, Abiansemal, mengatakan keterlibatan para peserta bukan semata-mata untuk membasmi tupai, melainkan membantu masyarakat mengurangi populasi hama yang mengganggu pertanian.

Baca Juga:  Sekda Eddy Mulya Ajak Siswa SMK PGRI 3 Denpasar Bangun Karakter dan Bijak Bermedia Sosial

“Intinya kami ingin membantu, bukan membasmi. Kami dari pemburu membantu masyarakat dengan mengurangi tupai yang menjadi hama di sini,” ujarnya.

Dirangkaikan Pelayanan Kesehatan dan Vaksinasi Rabies

Selain pengendalian hama, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan masyarakat oleh UPTD Puskesmas Selemadeg Barat serta vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR) oleh Puskesmas/Puskeswan 3 Megati.

Rangkaian tersebut memperluas manfaat kegiatan dengan menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat dan hewan. Kolaborasi pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak diharapkan dapat terus diperkuat untuk mendukung keberlangsungan pertanian serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Selemadeg Barat.

Editor:  I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: ProkopimTabanan
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here