Golkar Bali Siapkan Database Politik Berbasis AI, Bidik Strategi Pemenangan Lebih Presisi

0
1074
Foto: Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggi (Demer) saat membuka Bimbingan Teknis bagi anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota se-Bali di Aston Denpasar Hotel & Convention Center, Minggu (6/9/2026).

DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Menghadapi kontestasi politik mendatang, DPD Partai Golkar Provinsi Bali mulai menyiapkan strategi pemenangan berbasis teknologi dengan merancang database politik terintegrasi Artificial Intelligence (AI).

Sistem tersebut diarahkan untuk memperkuat kinerja mesin partai sekaligus membantu kader membaca dinamika politik dan persoalan masyarakat di masing-masing wilayah secara lebih terukur.

Baca Juga:  Ny. Sagung Antari Jaya Negara Hadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali di Bangli

Gagasan tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggi (Demer), saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bali dan DPRD kabupaten/kota se-Bali di Aston Denpasar Hotel & Convention Center, Denpasar, Minggu (6/9/2026).

Demer yang juga menjabat Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI mengatakan, pengembangan database tersebut nantinya dapat menjadi instrumen untuk memperoleh gambaran kondisi politik secara lebih akurat.

“Nanti ke depan ini, saya sudah merancang juga, kita akan membuat semacam database di DPR RI. Kemudian saya akan mencoba menggabungkan dengan AI,” ungkap Demer.

Menurut Demer, pemanfaatan AI dalam database politik tersebut diproyeksikan untuk membantu memetakan kondisi politik di lapangan, termasuk wilayah dengan basis suara yang kuat, swing voters atau pemilih mengambang, hingga isu-isu yang berkembang di masing-masing daerah.

Baca Juga:  Proyek PSEL Bali Resmi Dimulai, Wali Kota Jaya Negara Sampaikan Terima Kasih kepada Pemerintah Pusat

“Sehingga nanti teman-teman bisa mendapatkan gambaran yang pasti tentang di mana sebenarnya Golkar yang solid, di mana sebenarnya banyak swing voters, kemudian apa saja isu-isu kedaerahan yang tentu ini menjadi bagian daripada strategi kampanye kita ke depan,” tegas anggota Komisi VI DPR RI tersebut.

Dengan pendekatan berbasis data, Golkar Bali ingin menghindari strategi politik yang seragam untuk seluruh wilayah. Pasalnya, setiap kabupaten/kota dinilai memiliki karakteristik demografi dan persoalan sosial yang berbeda.

Dalam Bimtek yang mengusung tema “Transformasi Pelayanan Menuju Kebermanfaatan yang Berkelanjutan” tersebut, Demer menekankan pentingnya memahami isu lokal secara spesifik.

Ia mencontohkan, persoalan yang berkembang di Buleleng belum tentu sama dengan daerah lain di Bali. Karena itu, pemetaan berbasis data dan analitik AI diharapkan dapat membantu kader memahami kebutuhan masyarakat secara lebih kontekstual.

“Belum tentu yang dari satu daerah, di Singaraja misalnya, di Buleleng misalnya, daerah timur mungkin tidak sesuai isunya dengan di daerah barat,” jelas Demer.

Menurutnya, pemetaan tersebut pada akhirnya diharapkan membantu kader legislatif dalam merumuskan pendekatan dan solusi yang lebih relevan dengan kondisi masyarakat di wilayah masing-masing.

Selain membahas transformasi pendekatan politik berbasis teknologi, Bimtek tersebut juga menjadi bagian dari konsolidasi strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi kader Golkar yang duduk di lembaga legislatif.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Bali dari Fraksi Golkar, IGK Kresna Budi, Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali Anak Agung Bagus Tri Candra Arka (Gung Cok), serta seluruh anggota dewan dari Fraksi Golkar se-Bali.

Reporter: Wiguna
Editor : I Nyoman Arta Wirawan
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here