Hadiri Pujawali Jelih di Pura Panti Pasek Gaduh, Jaya Negara Ajak Krama Perkuat Sradha Bhakti dan Keharmonisan

0
1034
Foto: Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Upacara Pujawali Jelih di Pura Panti Pasek Gaduh Sesetan, Rabu (26/8/2026).

DENPASAR, KEN-KEN KHABARE – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Upacara Pujawali Jelih di Pura Panti Pasek Gaduh Sesetan, bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Wuku Matal, Rabu (26/8/2026).

Kehadiran Jaya Negara menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaksanaan yadnya sekaligus upaya menjaga keberlanjutan nilai-nilai adat, agama dan budaya di tengah masyarakat.

Rangkaian pujawali berlangsung khidmat dengan lantunan kidung dan tabuh gamelan. Prosesi juga diisi dengan pementasan Topeng Wali dan ditutup dengan persembahyangan bersama.

Turut hadir Anggota DPRD Kota Denpasar Luh Putu Mamas Lestari dan I Gede Tommy Sumertha, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar I Putu Agus Jayadi, Camat Denpasar Selatan I Kadek Ermanto, Lurah Sesetan Gita Prayudi serta undangan terkait lainnya.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyambut baik pelaksanaan Pujawali Jelih di Pura Panti Pasek Gaduh Sesetan.

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Serahkan Bantuan Sosial Pasca Bencana kepada 15 warga senilai 562 juta

Menurutnya, pelaksanaan pujawali menjadi momentum bagi umat untuk senantiasa eling serta meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Jaya Negara juga mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan kebersamaan dalam setiap pelaksanaan yadnya. Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan konsep Vasudhaiva Kutumbakam yang menempatkan seluruh umat manusia sebagai satu keluarga.

“Melalui pelaksanaan pujawali ini, mari kita tingkatkan srada dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus memperkuat keharmonisan antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi konsep Tri Hita Karana,” ujar Jaya Negara.

Ia menilai keberadaan pura dan pelaksanaan kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi ruang spiritual bagi umat, tetapi juga memiliki peran dalam memperkuat hubungan sosial serta kebersamaan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pura Panti Pasek Gaduh Sesetan, I Made Niko Wiryawan menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Wali Kota Denpasar dalam pelaksanaan Pujawali Jelih.

Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam kegiatan keagamaan masyarakat menunjukkan adanya sinergi yang erat antara Pemerintah Kota Denpasar dan krama.

Pihaknya juga mengapresiasi bantuan yang telah diberikan Pemkot Denpasar serta berharap hubungan dan kolaborasi tersebut dapat terus dipertahankan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Usulkan Dua Warisan Budaya Tak Benda Jadi WBTB Nasional 2025

“Upacara pujawali ini merupakan wujud yadnya dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus menjadi wahana untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan di antara krama pengempon,” ujar Niko Wiryawan.

Pelaksanaan Pujawali Jelih tersebut diharapkan tidak hanya menjadi momentum peningkatan sradha bhakti, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, keharmonisan dan pelestarian adat serta budaya Bali di tengah perkembangan masyarakat Kota Denpasar.

Editor: I N Arta W
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here