Universitas Warmadewa Perkuat BUMDes Sari Mekar Buana, Dorong Usaha Pakan Ternak Berbasis Komunitas

0
1048
Foto: Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Warmadewa saat melakukan pendampingan pengembangan usaha pakan ternak berbasis komunitas pada BUMDes Sari Mekar Buana, Desa Buahan Kaja, Gianyar.

GIANYAR, KEN-KEN KHABARE – Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Warmadewa mendampingi BUMDes Sari Mekar Buana, Desa Buahan Kaja, Kabupaten Gianyar, dalam mengembangkan usaha pakan ternak babi berbasis komunitas yang dilaksanakan pada bulan Juli 2026.

Pendampingan tersebut diarahkan untuk memperkuat tata kelola keuangan, pengelolaan modal kerja, pencatatan persediaan, perhitungan margin usaha, serta keberlanjutan usaha BUMDes agar mampu berkembang secara lebih terukur.

Ketua Tim PKM Universitas Warmadewa, I Putu Gde Chandra Artha Aryasa, S.E., M.Ak., BKP., mengatakan usaha jual beli pakan ternak babi yang dijalankan BUMDes Sari Mekar Buana sebenarnya telah memiliki pelanggan dan pemasok. Namun, masih terdapat sejumlah aspek pengelolaan usaha yang perlu diperkuat.

“Kami tidak datang untuk mengubah usaha yang sudah berjalan, tetapi memperkuat fondasinya. Yang perlu diperkuat adalah bagaimana setiap transaksi, stok, margin, dan kebutuhan modal dapat dihitung dengan baik sehingga keputusan pengembangan usaha benar-benar didasarkan pada data,” jelas Chandra.

Melalui program sosialisasi dan pendampingan, pengelola BUMDes diberikan pemahaman mengenai penyusunan kebutuhan modal kerja, pengelolaan arus kas, pemisahan keuangan usaha, perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP), margin usaha hingga perencanaan penggunaan kredit perbankan.

Foto: Pelaksanaan PKM Unwar pada bulan Juli 2026.

Tim PKM Universitas Warmadewa juga memperkenalkan instrumen pencatatan sederhana berupa buku kas dan kartu stok.

Keduanya diharapkan membantu pengelola memantau arus uang masuk dan keluar sekaligus mengetahui kondisi persediaan secara lebih akurat.

Langkah tersebut dinilai penting agar pengambilan keputusan bisnis tidak hanya berdasarkan perkiraan, tetapi menggunakan data transaksi dan kondisi usaha yang tercatat.

Baca Juga:  Ketua Umum Kadin Bali Dorong Peningkatan Ekspor, Hadiri Pelantikan DPD GPEI Bali 2026–2031

Anggota Tim PKM, Dr. Cok Istri Ratna Sari Dewi, S.E., M.Si., CSRS, CSRA, BKP., menekankan pentingnya pengembangan usaha yang memperhatikan efisiensi sumber daya, keberlanjutan pasokan serta manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.

Sementara itu, I Putu Gede Satria Wiraharja memperkuat aspek pemetaan pasar dan rantai pasok melalui perspektif pariwisata.

Potensi sumber bahan organik dari restoran, warung dan usaha akomodasi di kawasan Payangan–Ubud dapat dikaji untuk mendukung rantai pasok, sedangkan pasar hilir diarahkan kepada peternak babi, kelompok ternak dan kios pakan lokal di Desa Buahan Kaja serta desa-desa sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Tim PKM Universitas Warmadewa turut menyerahkan sejumlah sarana pendukung usaha.

Peralatan yang diberikan antara lain timbangan digital platform berkapasitas 300 kilogram, hand sealer dan kemasan, serta modul penyusunan arus kas dan persediaan.

BUMDes juga memperoleh kertas kerja buku kas dan proyeksi serta kartu stok yang dapat digunakan dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Pendampingan tersebut juga dievaluasi melalui pre-test dan post-test. Dari empat peserta yang memiliki data lengkap, rata-rata skor meningkat dari 5,75 menjadi 7,50 dari skor maksimum 15.

Peningkatan tersebut tercatat sebesar 30,43 persen dibandingkan kondisi awal.

“Target kami bukan sekadar BUMDes mengetahui teori. Kami ingin mereka memiliki buku kas yang berjalan, kartu stok yang tertib, mampu menghitung margin dan kebutuhan modal kerja, serta mempunyai dasar perhitungan sebelum memutuskan apakah produksi pakan mandiri layak dikembangkan,” tambah Chandra.

Program pendampingan juga melibatkan mahasiswa Universitas Warmadewa dalam proses pendampingan, pengolahan data, praktik pencatatan hingga evaluasi.

Ke depan, pendampingan akan diarahkan pada konsistensi penggunaan buku kas dan kartu stok serta evaluasi margin berdasarkan transaksi riil.

Tim PKM juga akan mendorong kajian kelayakan apabila BUMDes Sari Mekar Buana hendak meningkatkan skala usahanya, dari perdagangan pakan menuju produksi pakan ternak secara mandiri.

Pengembangan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas bisnis BUMDes, tetapi juga memperkuat keterhubungan antara potensi sumber daya lokal, peternak, pelaku usaha dan rantai pasok ekonomi di kawasan Gianyar.

Program ini sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta mendorong penerapan prinsip ekonomi sirkular melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara lebih efisien.

Editor: I N Arta W
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here