
TABANAN, KEN-KENKHABARE – Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Kabupaten Tabanan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Bali yang berkualitas, unggul, berdaya saing dan berkelanjutan. Pesan tersebut disampaikan Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan, Jumat (14/8/2026).
Mengusung tema “Suci Lascarya, Nusa Wijaya” yang bermakna Tulus Ikhlas untuk Kejayaan Bali, peringatan Hari Jadi Provinsi Bali tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat tekad bersama dalam menata masa depan Bali.
Upacara diikuti Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Arnawa beserta Wakil Ketua I DPRD Tabanan, Danridam IX/Udayana atau yang mewakili, jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda Kabupaten Tabanan beserta Ketua DWP Tabanan, para Asisten Setda, kepala perangkat daerah dan kepala bagian di lingkungan Setda Tabanan, para camat se-Kabupaten Tabanan serta pimpinan instansi vertikal terkait.
Dalam amanat Gubernur Bali Wayan Koster yang dibacakan Bupati Sanjaya, ditegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Provinsi Bali tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan sejarah berdirinya Provinsi Bali, tetapi juga menjadi ruang evaluasi terhadap berbagai capaian pembangunan serta memperkuat komitmen untuk menghadapi tantangan masa depan.
Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa tema “Suci Lascarya, Nusa Wijaya” mengandung pesan agar seluruh karya, pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat dilaksanakan dengan ketulusan hati, menjunjung tinggi integritas serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Semangat tersebut juga perlu diperkuat dengan nilai gotong royong dan tanggung jawab dalam mewujudkan Bali Era Baru yang berkualitas, unggul, berdaya saing dan berkelanjutan, baik secara sekala maupun niskala.
“Tulus ikhlas untuk kejayaan Bali,” menjadi pesan utama yang ditekankan dalam peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali tersebut.
Dalam amanatnya, Gubernur Bali juga menegaskan pembangunan Bali tetap berpegang pada visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.
Berbagai capaian pembangunan Bali pada periode pertama 2018-2023 telah dituangkan dalam 44 tonggak peradaban sebagai penanda Bali Era Baru. Keseluruhan pembangunan tersebut diarahkan untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam, manusia serta kebudayaan Bali.
Pembangunan Bali ke depan juga diarahkan melalui Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125.
Haluan tersebut menempatkan nilai-nilai Sad Kerthi sebagai landasan dalam menjaga kekuatan alam, manusia dan kebudayaan Bali, sekaligus menjadi arah pembangunan jangka panjang bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat Bali.
Pembangunan dilaksanakan melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dengan prinsip satu pulau, satu pola dan satu tata kelola, sehingga pembangunan Bali dapat berjalan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah dan terintegrasi.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya melalui amanat Gubernur Bali juga mengajak seluruh masyarakat Bali, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.
“Tetap kompak, guyub, bersatu, solid bergerak mewujudkan harapan dan optimisme masa depan Bali Era Baru,” pesannya.
Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Kabupaten Tabanan diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga alam, manusia dan kebudayaan Bali sekaligus melanjutkan pembangunan menuju Bali Era Baru.
Penulis/Editor: I Nyoman Arta W


