Wabup Bagus Alit Sucipta Upasaksi Puncak Piodalan Padudusan Agung di Pura Dalem Desa Adat Ambengan

0
38
Foto: Wabup Badung Bagus Alit Sucipta hadir sebagai upasaksi pada puncak Piodalan Padudusan Agung di Pura Dalem Desa Adat Ambengan, (12/8).

BADUNG, KEN-KENKHABARE – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta hadir sebagai upasaksi pada puncak Piodalan Padudusan Agung serangkaian Karya Ngenteg Linggih dan Padudusan Agung Menawa Ratna Medasar Tawur Balik Sumpah Madyaning Utama di Pura Dalem Desa Adat Ambengan, Banjar Ambengan, Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Rabu (12/8/2026).

Prosesi upacara berlangsung khidmat dan dihadiri anggota DPRD Kabupaten Badung Putu Yunita Oktarini, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, Bendesa Adat Ambengan I Made Miasa, serta seluruh krama pengempon Pura Dalem Desa Adat Ambengan.

Karya suci tersebut dipuput oleh Ida Pedanda Geria Gede Cau Belayu.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan upacara keagamaan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan dana sebesar Rp1,5 miliar untuk mendukung kelancaran rangkaian karya suci di Pura Dalem Desa Adat Ambengan.

Kehadiran pemerintah daerah sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap kehidupan adat, agama, tradisi, dan budaya masyarakat Badung yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

Baca Juga:  Potong Rambut Paskibraka Badung Jadi Momentum Penguatan Karakter dan Kesadaran Anti Narkoba

Dalam sambrama wacana, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi kepada seluruh krama Desa Adat Ambengan yang telah menunjukkan semangat menyama braya, gotong royong, dan kebersamaan dalam menyukseskan karya tersebut.

“Atas nama pribadi dan pemerintah, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh krama Desa Adat Ambengan atas semangat menyama braya, gotong royong, dan kebersamaan sehingga pelaksanaan karya suci ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Bagus Alit Sucipta.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan krama merupakan kekuatan utama dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan pelaksanaan kegiatan keagamaan di desa adat.

Wabup Bagus Alit Sucipta juga berharap pelaksanaan karya suci tersebut membawa kerahayuan bagi seluruh krama, sekaligus memberikan kesehatan, kesejahteraan, dan keseimbangan bagi alam semesta.

Ia mengajak seluruh krama untuk terus meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa.

“Semoga krama Desa Adat Ambengan senantiasa diberikan kesehatan, kerahayuan, kesukertan, dan rezeki. Kami juga mengajak seluruh krama untuk terus ngrastiti bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Astungkara, setelah karya suci ini, kebaikan datang dari segala arah dan membawa kesejahteraan bagi seluruh krama,” ucapnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Ambengan I Made Miasa menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Badung beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan moril dan materiil yang diberikan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati Badung dan Pemerintah Kabupaten Badung yang telah memberikan dukungan, sehingga seluruh rangkaian karya suci ini dapat terlaksana sesuai dengan harapan krama Desa Adat Ambengan,” ungkap Miasa.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara Hadiri Prosesi Ngratep, Melaspas dan Pasupati Pelawatan Ida Bhatara Pura Puseh Sumerta

Miasa menjelaskan, rangkaian karya suci tersebut telah dipersiapkan secara maraton selama kurang lebih empat bulan.

Berbagai tahapan prosesi upakara telah dilaksanakan secara bertahap sebagai bagian dari persiapan menuju puncak karya. Di antaranya matur piuning, nunas tirta, mecaru, serta sejumlah rangkaian upacara sakral lainnya.

Puncak Piodalan Padudusan Agung tersebut menjadi momentum penting bagi krama Desa Adat Ambengan dalam memperkuat sradha bhakti, kebersamaan, serta semangat menyama braya dalam kehidupan adat dan keagamaan.

Dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif krama diharapkan semakin memperkuat keberlanjutan kehidupan adat, agama, tradisi, dan budaya di Kabupaten Badung.

Penulis/Editing: I Nyoman Arta W

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here