PAW KORPRI Denpasar Dikukuhkan, DPN Apresiasi Program “Sembagi Arutala” Siap Diadopsi Secara Nasional

0
51
Foto: Ketua Umum DPN KORPRI Prof. Dr. Zudan Arif Fahrulloh bersama Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan jajaran usai Pengukuhan PAW Dewan Pengurus KORPRI Kota Denpasar yang dirangkaikan dengan peluncuran Program Sembagi Arutala di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Jumat (7/8).

Gerakan Gotong Royong ASN Dinilai Berhasil Lindungi Ribuan Pekerja Rentan

DENPASAR, KEN-KEN KHABARE – Dewan Pengurus Nasional (DPN) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Denpasar atas keberhasilan mengimplementasikan program gotong royong “Sembagi Arutala” yang mampu memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi ribuan pekerja rentan. Bahkan, program inovatif tersebut direncanakan menjadi model nasional melalui gerakan “KORPRI Berbagi”.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Umum DPN KORPRI, Prof. Dr. Zudan Arif Fahrulloh, saat menghadiri Pengukuhan Pergantian Antar Waktu (PAW) Dewan Pengurus KORPRI Kota Denpasar yang dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Sembagi Arutala di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar, Jumat (7/8).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Dr. Agung Nugroho, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusra I Nyoman Suarjana, serta jajaran perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Prof. Zudan mengatakan Program Sembagi Arutala merupakan inovasi sosial yang berhasil membangun semangat gotong royong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membantu membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di sektor informal.

Hingga saat ini, program tersebut telah memberikan perlindungan kepada lebih dari 12.000 pekerja rentan di Kota Denpasar melalui sumbangan sukarela ASN yang secara rutin menyisihkan sebagian penghasilannya setiap bulan.

“Bukan terletak pada besarnya nominal uang yang disumbangkan, melainkan kebesaran hati rekan-rekan anggota KORPRI Kota Denpasar di bawah bimbingan Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota. Gotong royong adalah fondasi utama yang membuat bangsa Indonesia tetap tangguh hingga hari ini. Semangat berbagi itu nyata terlihat di Kota Denpasar,” ujar Prof. Zudan.

Melihat keberhasilan tersebut, DPN KORPRI berkomitmen mengangkat Sembagi Arutala sebagai best practice nasional melalui gerakan KORPRI Berbagi.

Menurut Prof. Zudan, dengan jumlah ASN di Indonesia yang mencapai sekitar 6,7 juta orang, penerapan skema “Satu ASN Melindungi Satu Pekerja Rentan” berpotensi menghadirkan perlindungan jaminan sosial bagi jutaan pekerja informal di seluruh Indonesia.

Ia juga memberikan apresiasi kepada kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar yang dinilai mampu menjaga kesejahteraan ASN melalui pembayaran Tunjangan Kinerja (Tukin) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) secara konsisten, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

Baca Juga:  Sambut HUT ke-81 RI, Ajik Krisna dan Tim Bertani Gelar Bakti Sosial Bersama Kejari Buleleng Salurkan 500 Paket Sembako

“Tugas utama seorang pemimpin adalah membuat bawahannya merasa tenang dan dihargai. Jika hati ASN sudah disentuh dan lingkungan kerja nyaman, maka pelayanan publik akan berjalan semakin optimal,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menegaskan komitmen Pemerintah Kota Denpasar untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus meningkatkan perlindungan sosial bagi ASN maupun pekerja rentan.

Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Zudan di tengah padatnya agenda internasional.

“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Prof. Zudan yang telah meluangkan waktu hadir di Kota Denpasar. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Menurutnya, berbagai penghargaan nasional yang diraih Pemerintah Kota Denpasar merupakan hasil kerja keras seluruh ASN dan pegawai non-ASN.

Beberapa capaian tersebut di antaranya Indeks Reformasi Birokrasi yang mencapai kategori sangat tinggi dengan nilai 95, masuk 10 besar nasional dalam penyelenggaraan otonomi daerah, serta berhasil mempertahankan predikat terbaik pada Indeks Inovasi Daerah secara berturut-turut.

Baca Juga:  Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Ranperda Event Strategis Disampaikan di DPRD, Pemkot Denpasar Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Identitas Budaya

“Penghargaan memang kami terima di Jakarta, tetapi yang bekerja keras di lapangan adalah seluruh ASN dan pegawai Pemerintah Kota Denpasar. Kami bangga memiliki tim yang tangguh, berintegritas, dan berdedikasi tinggi,” tegasnya.

Selain meningkatkan kualitas birokrasi, Pemkot Denpasar juga terus memperkuat perlindungan sosial melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Saat ini sebanyak 12.100 ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar telah terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, Pemkot juga meluncurkan Program Sembako KORPRI sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan aparatur.

Melalui penguatan perlindungan sosial tersebut, Pemerintah Kota Denpasar berharap budaya gotong royong di lingkungan ASN semakin berkembang sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun sistem perlindungan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Pewarta/Editor: I Nyoman Arta Wirawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here