
DENPASAR, KEN-KEN – Pemerintah Kota Denpasar bersama Tim Penggerak PKK Kota Denpasar menyerahkan sedikitnya 236 paket bantuan kepada warga lansia, ibu hamil, dan balita di dua kecamatan, yakni Denpasar Timur dan Denpasar Selatan, Kamis (16/7).
Kegiatan yang dikemas dalam program “Menyapa dan Berbagi” ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Denpasar bersama TP PKK Kota Denpasar dalam menekan laju angka stunting sekaligus meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni Wantilan Pura Dalem Nyanggelan, Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, dan Banjar Belong, Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan.
Paket bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa. Adapun bantuan yang disalurkan berisi bahan pangan bergizi, seperti telur, susu, buah, daging ayam, biskuit, dan beras.
Dalam arahannya, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mengatakan bahwa TP PKK Kota Denpasar terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Denpasar dalam melaksanakan langkah-langkah antisipatif untuk menekan angka stunting.
Menurutnya, kegiatan Menyapa dan Berbagi menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat, terutama ibu hamil, balita, dan lansia yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi.
“Bantuan yang diberikan hari ini meliputi berbagai bahan pangan bergizi, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok penerima,” kata Sagung Antari.
Lebih lanjut, Antari Jaya Negara menjelaskan bahwa paket bantuan yang diserahkan terdiri atas beras 10 kilogram dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma serta paket khusus sesuai kelompok penerima.
Untuk ibu hamil, paket berisi susu Prenagen, telur ayam satu krat, biskuit gandum sari kacang hijau, daging ayam, pisang, dan beras. Sementara untuk lansia, paket berisi susu Anlene, telur ayam satu krat, biskuit, daging ayam, pisang, dan beras.
Adapun untuk balita, paket berisi susu Morinaga Chil Kid, telur satu krat, Promina puding, biskuit, daging ayam, pisang, dan beras.
Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan di Kecamatan Denpasar Timur menyasar 54 balita, 21 ibu hamil, dan 43 lansia. Sedangkan di Kecamatan Denpasar Selatan, bantuan diberikan kepada 53 balita, 22 ibu hamil, dan 43 lansia. Total bantuan yang disalurkan mencapai 236 paket.
Selain melalui kegiatan Menyapa dan Berbagi, TP PKK Kota Denpasar juga terus mendorong optimalisasi layanan Posyandu sebagai layanan dasar kesehatan yang menyasar berbagai kelompok usia. Posyandu dinilai memiliki peran penting dalam deteksi dini kesehatan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pencegahan stunting.
“Kami dari TP PKK Kota Denpasar mengajak para warga agar terus memanfaatkan layanan Posyandu. Selain untuk mendeteksi awal kesehatan, Posyandu juga dapat menjadi upaya penting dalam mencegah stunting,” ujar Sagung Antari.
Sementara itu, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan TP PKK Kota Denpasar atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat.
Ia menilai kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan, dalam meningkatkan pemenuhan gizi serta memperkuat upaya pencegahan stunting di wilayah kecamatan.
“Kami sangat berterima kasih kepada TP PKK Kota Denpasar yang telah berkali-kali hadir dan berbagi kepada masyarakat, terutama kelompok rentan. Kegiatan ini sangat membantu dalam meningkatkan gizi dan mencegah stunting,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Menyapa dan Berbagi ini, Pemerintah Kota Denpasar bersama TP PKK Kota Denpasar berharap upaya penanganan stunting dapat terus diperkuat melalui kolaborasi, edukasi gizi, pemanfaatan Posyandu, serta perhatian berkelanjutan kepada ibu hamil, balita, lansia, dan kelompok masyarakat rentan lainnya.
Editor: Ken


