Selaras dengan Tema “Feel The Grow” D’Youth Fest 6.0, Tekiber Hadirkan Operet Penuh Makna tentang Harmoni dan Pertumbuhan

0
10
Foto: D'Youth 2026 The Art of Light and Shadow”, sebuah karya seni pertunjukan yang mengangkat pesan tentang keseimbangan hidup, harmoni, penerimaan, dan pertumbuhan.

DENPASAR, KEN-KEN – Semangat kolaborasi dan kreativitas anak muda kembali terasa dalam gelaran D’Youth Fest 6.0.

Berbagai komunitas kreatif turut mengambil bagian untuk memperkaya pengalaman festival tahunan anak muda Denpasar tersebut.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian hadir dari Teater Kini Berseri (Tekiber) melalui pertunjukan operet bertajuk “Princess Panda: The Art of Light and Shadow.”

Karya seni pertunjukan tersebut mengangkat pesan tentang keseimbangan hidup, harmoni, penerimaan, dan pertumbuhan.

Kehadiran Tekiber menjadi bagian dari semangat kolaboratif yang terus didorong dalam penyelenggaraan D’Youth Fest sebagai ruang bertemunya kreativitas lintas sektor dan lintas komunitas.

Penampilan ini sekaligus memperkuat posisi D’Youth Fest tidak hanya sebagai festival hiburan, tetapi juga ruang ekspresi seni, edukasi, dan pengembangan karakter generasi muda.

Creative Director pertunjukan, I Gede Benny Dipo Pratama, menjelaskan bahwa tema “Princess Panda: The Art of Light and Shadow” dipilih untuk menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menemukan keseimbangan di tengah perbedaan.

“Princess Panda: The Art of Light and Shadow mengangkat pesan tentang pentingnya keseimbangan dalam kehidupan. Melalui perjalanan para tokohnya yang berasal dari dunia dan pandangan yang berbeda, pertunjukan ini menggambarkan bagaimana harmoni dapat tercipta ketika perbedaan tidak lagi menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi,” ujar Benny.

Ia menambahkan, kisah dalam operet tersebut selaras dengan tema REGROW yang mengajak penonton untuk bertumbuh melalui pemahaman, penerimaan, dan keberanian membangun kembali keseimbangan.

“Selaras dengan tema REGROW, kisah ini mengajak penonton untuk bertumbuh melalui pemahaman, penerimaan, dan keberanian membangun kembali keseimbangan yang menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih baik,” imbuhnya.

Selaras dengan tema besar Feel The Grow yang diusung D’Youth Fest tahun ini, pertunjukan tersebut menjadi refleksi tentang bagaimana generasi muda dapat tumbuh kembali melalui kreativitas, empati, dan kolaborasi.

Seni pertunjukan pun hadir sebagai medium yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan sosial yang relevan dengan dinamika kehidupan anak muda saat ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, turut memberikan apresiasi atas partisipasi Teater Kini Berseri dalam mendukung semangat kolaborasi lintas subsektor kreatif di D’Youth Fest 6.0.

“Kami mengapresiasi keterlibatan Teater Kini Berseri yang telah memberikan suguhan seni pertunjukan berkualitas sekaligus memperlihatkan potensi luar biasa anak muda Denpasar. Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa sektor kreatif memiliki peran besar dalam memperkuat identitas kota, sekaligus menjadi ruang positif untuk pengembangan karakter, kreativitas, dan produktivitas generasi muda,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua BKRAF Denpasar, Ari Setiya Wibawa.

Ia mengapresiasi kontribusi Teater Kini Berseri yang dinilai mampu menghadirkan warna berbeda dalam D’Youth Fest 6.0 melalui seni pertunjukan yang sarat makna.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Tekiber dalam D’Youth Fest kali ini, dan dari tahun ke tahun selalu tampil memukau. Apa yang ditampilkan tidak hanya sebatas pertunjukan seni, tetapi juga menghadirkan pesan mendalam yang relevan dengan semangat REGROW. Ini membuktikan bahwa kreativitas anak muda melalui seni teater mampu memberikan edukasi sekaligus inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ujar Ari.

Menurut Ari, kolaborasi dengan komunitas seni seperti Tekiber menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Kota Denpasar.

D’Youth Fest diharapkan menjadi ruang yang terus membuka peluang tumbuh bagi talenta muda untuk berekspresi, berjejaring, dan menciptakan karya-karya kreatif yang berdampak.

Benny turut menyampaikan apresiasi atas dukungan BKRAF Kota Denpasar dan Pemerintah Kota Denpasar yang terus membuka ruang kreatif bagi anak muda melalui D’Youth Fest.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan

“Kami mengapresiasi BKRAF dan Pemerintah Kota Denpasar atas dukungannya dalam menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda melalui D’Youth Fest. Kami juga bangga dapat berpartisipasi melalui Operet This Week, sebagai salah satu rangkaian acara yang mengangkat potensi seni pertunjukan di kalangan anak muda,” ungkapnya.

Menurut Benny, Kota Denpasar memiliki potensi seni pertunjukan yang sangat besar.

Potensi tersebut ditopang oleh talenta muda kreatif, komunitas yang aktif, serta kekayaan budaya yang terus menjadi sumber inspirasi.

Ia menilai seni pertunjukan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi, kolaborasi, serta peluang bagi anak muda untuk terus produktif.

“Semoga D’Youth Fest terus menjadi wadah yang mendorong tumbuhnya talenta baru dan memperkuat Denpasar sebagai kota yang kreatif,” tutup Benny.

Melalui kehadiran Tekiber dalam D’Youth Fest 6.0, seni pertunjukan kembali mendapat ruang penting sebagai media ekspresi generasi muda.

Operet “Princess Panda: The Art of Light and Shadow” menjadi bukti bahwa kreativitas anak muda Denpasar mampu menghadirkan hiburan yang berkualitas, sekaligus menyampaikan pesan tentang harmoni, keseimbangan, dan pertumbuhan bersama.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here