Meriahkan Bulan Bung Karno VIII, Kecamatan Densel Gelar Lomba Ngelawar

0
56
Foto: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat meninjau penilaian lomba ngelawar antar Desa/Kelurahan dalam memeriahkan peringatan Bulan Bung Karno VIII se- Kecamatan Denpasar Selatan dalam di Halaman Kantor Kecamatan Denpasar Selatan, Pada Jumat (5/6).

DENPASAR, KEN-KEN – Dalam rangka memeriahkan peringatan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026, Kecamatan Denpasar Selatan menggelar Lomba Ngelawar antar desa dan kelurahan se-Kecamatan Denpasar Selatan.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah di halaman Kantor Kecamatan Denpasar Selatan, Jumat (5/6).

Lomba ini dihadiri langsung Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, I Wayan Budha; Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara; serta Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara.

Setibanya di lokasi, Wawali Arya Wibawa langsung meninjau proses pembuatan lawar yang dilakukan para peserta. Bahkan, ia turut mencicipi hasil olahan lawar dari masing-masing desa dan kelurahan yang mengikuti lomba.

Di sela-sela kegiatan, Arya Wibawa mengapresiasi pelaksanaan Lomba Ngelawar yang digelar Kecamatan Denpasar Selatan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata implementasi visi Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar Maju.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Lepas Kontingen Denpasar untuk Porjar Provinsi Bali Tahun 2026

“Lomba Ngelawar se-Kecamatan Densel ini adalah salah satu cermin dari pelaksanaan visi misi Denpasar kreatif berwawasan budaya. Kegiatan ini menguatkan tradisi dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjadi ajang mempererat solidaritas antar peserta dengan semangat gotong royong,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Panitia, Oka Suputra, mengatakan Lomba Ngelawar dilaksanakan serangkaian Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di Kecamatan Denpasar Selatan.

Selain membangun kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi wujud implementasi ajaran Tri Sakti Bung Karno, khususnya berkepribadian di bidang kebudayaan.

“Kegiatan Lomba Ngelawar ini mengimplementasikan poin ketiga dari ajaran Tri Sakti Bung Karno, yaitu berkepribadian di bidang kebudayaan. Karena itu, kita harus terus melestarikan budaya dan tradisi yang kita miliki,” jelasnya.

Baca Juga:  Denpasar Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Terbaik I Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting Regional Jawa-Bali

Lebih lanjut dijelaskan, lomba ini diikuti seluruh desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan, dengan total peserta sebanyak 50 orang.

Para pemenang lomba akan mendapatkan hadiah berupa piala serta uang pembinaan.

Melalui kegiatan ini, tradisi ngelawar tidak hanya dihadirkan sebagai warisan kuliner khas Bali, tetapi juga menjadi media memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan identitas budaya masyarakat Denpasar Selatan.

Lomba ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tradisi lokal, sekaligus menjaga semangat Bulan Bung Karno sebagai momentum memperkuat nasionalisme, kebudayaan, dan persatuan masyarakat.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here