Wawali Arya Wibawa Buka Denpasar Education Festival 2026, Usung Edu-Green Dorong Inovasi Pelajar

0
95
Foto: Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, buka Denpasar Education Festival (DEF) 2026 pada 6–8 Mei 2026 di Lapangan Taman Kota Lumintang, Rabu (6/5).

DENPASAR, KEN-KEN – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) menggelar Denpasar Education Festival (DEF) 2026 pada 6–8 Mei 2026 dengan mengusung tema “Edu-Green Menuju Sekolah Sehat”. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, di Lapangan Taman Kota Lumintang, Rabu (6/5), ditandai dengan pelepasan burung sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan.

DEF 2026 dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, di Lapangan Taman Kota Lumintang, Rabu (6/5). Pembukaan ditandai dengan pelepasan burung sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan semangat menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat, hijau, dan berkelanjutan.

Rangkaian pembukaan DEF 2026 diawali dengan pelaksanaan Rekor MURI Yoga Asana yang diikuti 238 sekolah dengan total 12.971 siswa. Kegiatan yoga dilaksanakan serentak di sekolah masing-masing dan dipusatkan di Lapangan Taman Kota Lumintang dengan melibatkan sekitar 250 siswa. Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan peluncuran Senam Vasudaiva Kutumbakam.

Usai kegiatan di Taman Kota Lumintang, acara dilanjutkan dengan pertunjukan bapang barong oleh anak-anak serta pembukaan pameran Denpasar Education Festival di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi atas semangat dan antusiasme para siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian DEF 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah positif untuk mendorong kreativitas dan inovasi berkelanjutan di dunia pendidikan.

“Festival ini menjadi ruang bagi siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK, untuk menampilkan bakat, karya inovasi, dan prestasi mereka kepada publik. Dengan kegiatan ini, diharapkan anak-anak terus berinovasi dan berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, mengatakan bahwa yoga massal ini merupakan upaya membangkitkan kembali program yoga di sekolah-sekolah yang sempat terhenti sejak tahun 2019 akibat pandemi Covid-19.

“Kami mencoba kembali membangun budaya yoga di sekolah agar anak-anak mengenal yoga sejak dini, sehingga sehat secara fisik maupun mental. Kegiatan ini diikuti 238 sekolah dengan jumlah siswa mencapai 12.971 orang yang dilaksanakan di sekolah masing-masing dan dipusatkan di Taman Kota Lumintang sebanyak 250 siswa,” jelasnya.

Baca Juga:  HUT Satpol PP, Satlinmas dan Damkar, Jaya Negara Tekankan Pelayanan Humanis dan Responsif

Lebih lanjut dijelaskan, setelah pelaksanaan yoga massal, kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran Senam Vasudaiva Kutumbakam. Hak kekayaan intelektual senam tersebut direncanakan akan diserahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM kepada Pemerintah Kota Denpasar.

“Kami berharap Kota Denpasar memiliki ciri khas tersendiri melalui Senam Vasudaiva Kutumbakam,” tambahnya.

Untuk pameran DEF 2026, Wiratama menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti 25 stan dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK). Pameran tersebut menampilkan berbagai inovasi, hasil penelitian, hingga prestasi siswa di tingkat nasional.

Baca Juga:  Tim Posyandu Denpasar Siap Bersinergi dan Bergerak Bersama Wujudkan Posyandu Era Baru

“Kami berharap melalui festival ini terjadi pertukaran informasi dan inovasi antarsekolah, sehingga mampu membangkitkan semangat sekolah lain untuk terus berkembang dan berinovasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, tema “Edu-Green Menuju Sekolah Sehat” diangkat sebagai upaya mengedukasi siswa tentang pentingnya lingkungan hijau dan pola hidup sehat sejak dini. Dalam rangkaian kegiatan ini juga diperkenalkan sekolah rintisan hasil kerja sama dengan Bank Indonesia (BI), yang bertujuan mendorong sekolah agar semakin inovatif dan kreatif dalam pengembangan pendidikan di Kota Denpasar.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here